Berita

Tini Ismiyani, mantan dosen UI yang kini berjualan arem arem mie/Ist

Nusantara

Kreatif di Tengah Pandemi, Mantan Dosen UI Kini Berjualan Arem-arem Mie

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 21:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Musibah pandemi Covid-19 yang telah melanda selama hampir dua tahun ternyata bisa menjadi peluang bagi orang-orang yang berpikir kreatif.

Seperti yang dirasakan Tini Ismiyani, seorang dosen Universitas Indonesia (UI) yang justru mampu bertahan di kondisi serba sulit ini dengan melihat peluang usaha kuliner.

Tini bahkan memutuskan keluar dari pekerjaannya sebagai dosen selama 12 tahun demi menekuni usaha kuliner arem-arem mie.


“Menjadi dosen adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai tenaga pendidik. Sedangkan menjadi pengusaha juga pengabdian untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian banyak orang," kata Tini dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/11).

Tini terbilang berani mengambil keputusan dengan meninggalkan status dosen UI sejak tahun 2020. Kini, ia menjadi pemilik Arem Arem Mie Aremie Hj. Rully yang berlokasi di jalan Kelapa Dua Raya, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

“Jangan takut bermimpi, berani mencoba dan terus belajar. Jangan takut kegagalan jatuh karena itu adalah cara terbaik untuk bisa melompat lebih tinggi,” tambahnya.

Ia lantas menceritakan awal mula serius menekuni usaha kulinernya. Pada awalnya, ia mengerjakan usahanya seorang diri. Dibantu suaminya, ia harus bangun sekitar pukul 02.00 pagi untuk membuat arem-arem mie, makanan sejenis lontong yang terbuat dari bahan dasar mie.

Seiring perjalanan waktu, pesanannya makin banyak. Hingga akhirnya mereka memutuskan membuka gerai di rumah dibantu beberapa adiknya.

"Karena banyak pesanan, akhirnya kami memutuskan membuka gerai dan fokus ke pengembangan usaha. Saya lihat usaha ini bisa bermanfaat membuka lapangan pekerjaan," lanjutnya.

Hanya dalam waktu setahun, Aremie Hj. Rully yang mengandalkan resep sang ibunda kini telah memiliki lima gerai dan memperkerjakan 15 orang karyawan. Setiap bulan, ia bisa memproduksi hingga 9 ribu butir arem-arem mie.

Selain di Depok, juga terdapat di Stasiun MRT Lebak Bulus, Kemang, Kemanggisan, dan Kelapa Gading.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya