Berita

Kerusuhan di Kepulauan Solomon/Net

Dunia

Hari Kedua Rusuh, Australia Kirim Pasukan Perdamaian ke Kepulauan Solomon

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 15:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia dilaporkan akan mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Kepulauan Solomon di tengah kerusuhan yang mengguncang negara kepulauan di Pasifik tersebut.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Kamis (25/11) mengatakan personel polisi dan tentara akan memberikan stabilitas dan keamanan bagi Kepulauan Solomon.

Kerusuhan di ibukota Honiara terjadi sejak Rabu (24/11), ketika pengunjuk rasa menyerbu parlemen dalam upaya menggulingkan Perdana Menteri Manasseh Sogavare.


Sebagian besar pengunjuk rasa dilaporkan berasal dari pulau tetangga Malaita, yang telah lama mengeluhkan pengabaian dari pemerintah pusat.

Pemerintah kemudian memberlakukan jam malam selama 36 jam untuk menghentikan kericuhan.

Dari laporan BBC, kerusuhan berlanjut pada hari kedua dengan kerumunan menentang lockdown. Kerumunan berkumpul di Chinatown Honiara, dan kemudian membakar gedung-gedung pemerintahan.

Menurut Morrison, PM Sogavare telah meminta bantuan kepada Canberra.

Kerusuhan di Kepulauan Solomon disebut telah dipicu oleh beralihnya kebijakan luar negeri Honiara dari mengakui Taiwan, menjadi mengakui China.

Dalam sebuah pernyataan, Kedutaan Besar China menyatakan keprihatinan atas kerusuhan yang terjadi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya