Berita

Saif Al-Islam Gaddafi/Net

Dunia

Banyak Catatan Pelanggaran HAM, Putra Muammar Gaddafi Didiskualifikasi dari Daftar Capres

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 14:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Putra mendiang presiden Libya Muammar Gaddafi, Saif al-Islam Gaddafi telah didiskualifikasi dari daftar kandidat calon presiden untuk pilpres pada bulan depan.

Komite Pemilihan Nasional Tinggi telah mendiskualifikasi Gaddafi pada Rabu (24/11) lantaran tidak memenuhi syarat yang dikeluarkan badan tersebut.

Dikutip The Week, Gaddafi dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut di pengadilan dalam kurun beberapa hari.


Gaddafi adalah salah satu tokoh paling menonjol dalam pilpres. Dia akan bersaing dengan sejumlah tokoh, termasuk Komandan Libya Timur Khalifa Haftar, Perdana Menteri Abdulhamid al-Dbeibah dan ketua parlemen Aguila Saleh.

Saif al-Islam Gaddafi sendiri telah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Tripoli pada 2015 karena menggunakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa dalam pemberontakan 2011 terhadap ayahnya yang dikenal sebagai diktator, tetapi keputusan itu dipertanyakan oleh otoritas saingan Libya.

Dia juga dicari oleh Pengadilan Kriminal Internasional atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait dengan pemberontakan.

Libya akan mengadakan pemilihan presiden putaran pertama pada 24 Desember, demi mengakhiri perang saudara di negara itu.

Setelah penggulingan dan pembunuhan Moammar Gaddafi pada 2011, Libya yang kaya minyak menghabiskan sebagian besar dekade terakhir terpecah antara pemerintah saingan, satu berbasis di ibukota Tripoli, dan yang lainnya di bagian timur.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya