Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Polandia Andrzej Duda/Net

Dunia

Sama-sama Berkonflik dengan Rusia, Ukraina dan Polandia Perkuat Diri Hadapi Serangan Hibrida

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 12:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina dan Polandia saling bergandengan tangan di tengah meningkatnya ketegangan mereka dengan Rusia dan Belarus.

Lewat sambungan telepon pada Rabu (24/11), Presiden Ukraina Volodymyr Zelenky dan Presiden Polandia Andrzej Duda membahas kemungkinan serangan hibrida yang menargetkan negara mereka.

Menurut kepresidenan Ukraina yang dikutip Anadolu Agency, Zelensky dan Duda menggarisbawahi perlunya respons yang tepat di antara kedua negara terkait kemungkinan serangan hibrida. Sehingga penting untuk melakukan kerjasama bersama.


"Senang bahwa kita memiliki visi yang sama tentang tantangan keamanan di kawasan dan perlunya bertindak bersama untuk mengatasinya. Rencana kontak lebih lanjut telah digariskan untuk mengatasi masalah bilateral dan internasional," ujar Zelensky melalui cuitan di akun Twitter-nya.

Kedua pemimpin negara itu juga membahas krisis migran di perbatasan Belarus dan Polandia, serta situasi keamanan di Ukraina timur dan proyek pipa Nord Stream 2

NATO dan Uni Eropa menganggap pendekatan Belarusia terhadap para migran sebagai serangan hibrida yang dimaksudkan untuk mengacaukan dan merusak keamanan di negara-negara Eropa melalui cara-cara non-militer.

Sejak Agustus, negara-negara Uni Eropa yang berbatasan dengan Belarus, yaitu Lituania, Latvia dan Polandia telah melaporkan jumlah penyeberangan dari migran secara tidak teratur yang meningkat secara dramatis.

Lebih dari 8.000 orang telah mencoba memasuki Uni Eropa melalui perbatasan pada tahun 2021, naik tajam dari hanya 150 tahun lalu.

Dalam sepekan terakhir, setidaknya 2.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, terjebak di daerah perbatasan Belarusia-Polandia dalam kondisi yang mengerikan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya