Berita

Refly Harun/Net

Politik

Kritikan Fadli Zon Berujung Teguran Prabowo, Refly Harun: Itu Kritik yang Masuk Akal dan Proporsional

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 10:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Terguran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terhadap Fadli Zon yang dinilai terlalu keras mengkritisi Presiden Joko Widodo, justru disesali sejumlah pihak.

Fadli Zon mengkritisi Jokowi yang memilih mengunjungi Sirkuit Mandalika dibandingkan menjenguk korban bencana banjir di wilayah Sintang.

Salah satu pihak yang mendukung Fadli Zon dan menyayangkan sikap Prabowo, adalah Refly Harun. Menurut Refly, teguran Prabowo terhadap Fadli Zon terkesan lucu.


Sebab, sebagai seorang anggota dewan, Fadli Zon memang memiliki fungsi dan tugas pengawasan terhadap kinerja-kinerja pemerintah. Termasuk mengawasi kinerja Prabowo selaku Menteri Pertahanan.

"Lucu ketika Fadli Zon ditegur oleh Prabowo, walaupun tegurannya kita tidak tahu langsung atau tidak," kata Refly Harun lewat akun Youtubenya yang dikutip Redaksi, Kamis (25/11).

"Kenapa begitu? Karena Fadli Zon itu adalah anggota DPR, yang harusnya punya hak pengawasan terhadap Prabowo Subianto yang eksekutif. Apalagi dia adalah anggota Komisi I, yang membawahi kementerian pertahanan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, menurut Refly, kritik Fadli Zon kepada Presiden Jokowi yang memilih ke Mandalika ketimbang ke Sintang masih masuk akal.

"Jadi kalau kritik ke Sintang itu kritik yang masih masuk akal, kritik yang masih sepaham, kritik yang proporsional. Justru orang kan pertanyakan kenapa presiden lebih memilih ke Mandalika daripada ke Sintang atau kenapa keduanya,” tutup Refly Harun.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya