Berita

Ilustrasi vaksinasi/Net

Nusantara

Vaksinasi Pelajar Bengkulu, Binda dan TNI-Polri Siapkan Lebih Dari 2 Ribu Dosis

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 18:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vaksinasi massal terus digiatkan pemerintah dan stakeholder terkait meski tren kasus Covid-19 cenderung menurun.

Seperti yang digelar Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bengkulu, bersama TNI, Polri, dan Pemkab Mukomuko, mereka menggiatkan vaksinasi untuk masyarakat dan pelajar.

Vaksinasi digelar di beberapa tempat, yakni di Puskesmas Ipuh dan Puskesmas Lubuk Pinang untuk masyarakat umum, serta SMPN 02 Mukomuko untuk pelajar. Selain di lokasi tersebut, petugas vaksinator juga berkeliling mendatangi rumah-rumah warga secara door to door.


Kepala Binda Bengkulu, Pambudi Cahyo Widodo menjelaskan, pihaknya menyiapkan 2.357 dosis vaksin Covid-19. 500 dosis diperuntukkan bagi pelajar di kawasan Ipuh, sedangkan 1.857 dosis untuk masyarakat umum.

"Selain membuka gerai vaksin, kami melakukan vaksin dengan cara door to door. Ini kami lakukan untuk mempercepat proses vaksinasi," ujar Pambudi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/11).

Ia menjelaskan, vaksinasi dilakukan demi mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok.

"Tujuan pemerintah mengejar target jumlah warga divaksin ini agar terwujudnya herd immunity. Maka, saya imbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat Mukomuko jangan takut vaksin, jangan termakan informasi hoax yang tidak benar tentang vaksinasi Covid-19 ini," tegasnya.

Kegiatan tersebut juga turut dilakukan pembagian sembako kepada keluarga warga yang divaksin.

"Kami menyediakan bingkisan, ada 500 paket yang disiapkan. Untuk pelajar kami siapkan susu. Itu bentuk apresiasi kami kepada warga yang telah vaksin," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya