Berita

Kepala Staf TNI AD, Jenderal Dudung Abdurrachman/Ist

Politik

Bobby Rizaldi: Pernyataan Jenderal Dudung Abdurachman Tidak Salah

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 14:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak ada yang salah dari pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang memandang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua perlu dirangkul karena gerakan tersebut muncul karena kurangnya pemahaman pada NKRI.

Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan, pernyataan Jenderal Dudung justru positif sebagai penegasan bahwa TNI tidak ingin ada lagi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua.

"Baik saja, justru itu kan artinya TNI peka sehingga tidak ada lagi isu-isu pelanggaran HAM," kata Bobby di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/11).


Dijelaskan Bobby, pada prinsipnya kondisi Papua belakangan ini memang dinamis. Tetapi, gerakan KKB sebagai kelompok kriminal dapat diselesaikan melalui jalur penegakan hukum sipil.

"Kalau kriminal itu kan civil justice, jadi memang kita anggap masih KKB, kalau kriminal itu metode penanggulangannya memang harus secara civil justice, atau istilahnya pendekannya bukan pendekatan militer approach," terangnya.

Pendekatan militer atau military approach, lanjut legislator Partai Golkar ini, bisa dilakukan ketika ada gangguan terhadap eksistensi NKRI, dalam hal ini KKB kemudian bertransformasi menjadi gerakan separatis.

"Kalau militer approach dia (KKB) separatis, nah itu harus ditanggulangi secara militer, kalau militer kan hidup atau mati," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya