Berita

Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Baiknya Ahok Isi Ruang Publik dengan Pandangan yang Positif

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 14:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Para elite pemangku kebijakan seharusnya mengemukakan pandangan yang positif ke ruang publik. Jangan sampai mengumbar pernyataan yang justru membuat kesalahpahaman di publik tentang kerja-kerja pemerintah.

Begitu tegas pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menanggapi siaran YouTube Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kanal “Panggil Saya BTP”.

Lewat video berjudul “Pejabat Tidak Boleh Takut untuk Mengeksekusi”, Ahok seolah menggugat rencana pemerintah, melalui Indonesian Batery Corporation (IBC) untuk mengakuisisi perusahaan mobil StreetScooter milik Deutsche Post DHL Group, Jerman. Tersirat, Ahok yang meledak-ledak ingin membawa masalah internal korporasi ke ruang publik.


“Alangkah baiknya para elite-elite kita, termasuk Ahok mengemukakan pandangan ke ruang publik yang sifatnya semakin mempererat antar satu dengan yang lain, baik antarnegara, baik dalam konteks industri mobil listrik,” kata Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (24/11).

Menurutnya, relasi sosial harus tetap dijaga. Apalagi jika menyangkut kerjasama dalam upaya mempercepat perekonomian Indonesia.

Emrus sendiri berharap Indonesia bisa memiliki industri mobil listrik dan bisa melakukan ekspor di saat Presiden Jokowi masih menjabat.

“Kenapa? Karena kita memproduksi nikel (bahan baku baterei mobil listrik) termasuk yang terbesar,” tegasnya.

Senada itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengingatkan Ahok untuk membicarakan persoalan korporasi secara internal. Setelah menjadi satu kebijakan yang solid, menjadi kewajiban bagi semua elemen di dalam korporasi untuk berjalan di alur yang sama.

“Hal-hal yang konsumsi internal, tak bagus diumbar ke luar," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya