Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Selandia Baru Bakal Buka Perbatasan Internasional Mulai 30 April 2022

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 13:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selandia Baru masih akan menutup perbatasan internasionalnya selama lima bulan ke depan, dan akan membukanya pada tahun depan.

Menteri Tanggap Covid-19 Chris Hipkins mengatakan pelancong internasional yang telah divaksinasi penuh akan diizinkan untuk memasuki Selandia Baru mulai 30 April 2022. Meski begitu, para pelancong harus mengisolasi diri selama tujuh hari pada saat kedatangan.

Warga Selandia Baru yang divaksinasi dan pemegang visa tinggal di negara tetangga Australia dapat melakukan perjalanan ke Selandia Baru mulai 16 Januari, sementara warga Selandia Baru yang divaksinasi dan pemegang visa tinggal sebagian besar dari negara lain akan diizinkan masuk mulai 13 Februari.


"Pendekatan bertahap untuk berhubungan kembali dengan dunia adalah pendekatan teraman untuk memastikan risiko dikelola dengan hati-hati. Ini mengurangi potensi dampak pada komunitas yang rentan," kata Hipkins dalam konferensi pers pada Rabu (24/11).

Dikutip dari Reuters, para pelancong tidak lagi diharuskan tinggal di fasilitas karantina negara, namun langkah-langkah lain, termasuk isolasi mandiri, tes pra-keberangkatan negatif, bukti vaksinasi penuh, dan tes Covid-19 pada saat kedatangan akan dilakukan.

Selandia Baru merupakan satu dari sedikit negara yang memberlakukan pembatasan diri secara ketat untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Kendati begitu, tekanan telah meningkat pada Perdana Menteri Jacinda Ardern untuk membuka kembali perbatasan internasional menjelang liburan Natal sehingga ekspatriat Selandia Baru dapat kembali ke rumah.

Selandia Baru telah mencatat lebih dari 10 ribu kasus Covid-19 sejak pandemi dimulai, dengan 40 kematian.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya