Berita

Sekjen PAN Eddy Soeparno/Net

Politik

Sekjen PAN Desak Aparat Hukum Berat WN Arab Saudi yang Siram Air Keras Istri Siri di Cianjur

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 10:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tindakan keji warga negara (WN) Arab Saudi Abdul Latif yang menyiram istrinya, Sarah dengan air keras mendapat kecaman dari Sekjen PAN Eddy Soeparno.

Eddy yang merupakan anggota DPR RI dari Dapil Cianjur berharap agar kematian Sarah, yang juga warga Cianjur diusut tuntas. Dia ingin pelaku dihukum seberat-beratnya agar menjadi bukti bahwa tindakan serupa tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.

“Ketegasan aparat akan menjadi pesan bagi mereka yang melakukan kekerasan terhadap istri dan perempuan akan mendapatkan hukuman yang berat,” kata Eddy lewat keterangan tertulisnya, Rabu (24/11).


Eddy yang juga Sekjen DPP PAN ini mengajak masyarakat Cianjur untuk melaporkan ke polisi jika tindakan kekerasan serupa terjadi, khususnya pada mereka yang menjadi istri siri Warga Negara Asing (WNA)

“Bagaimanapun status istri siri menempatkan perempuan pada posisi yang rentan. Karena itu peran serta masyarakat sekitar dan juga aparat hukum setempat untuk melindungi kaum perempuan dengan melaporkan dan menindak tegas kasus kekerasan serupa,” lanjutnya

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini berharap kekerasan dan pembunuhan terhadap perempuan di Cianjur ini adalah yang terakhir. Untuk itu, ia berharap sinergi semua pihak baik Pemda Cianjur maupun BKKBN aktif melakukan penyuluhan terhadap kaum perempuan di Cianjur

“Semoga dengan penyuluhan dan sosialisasi yang intens angka kawin siri, kawin kontrak maupun kekerasan serta pembunuhan terhadap Perempuan di Cianjur semakin menurun,” demikian Eddy.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya