Berita

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Thomas West/Net

Dunia

Bertemu Pimpinan Taliban, AS akan Bahas Masa Depan Afghanistan

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 10:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) Tom West akan segera bertemu dengan Taliban untuk membahas situasi di Afghanistan.

Jurubicara Departemen Luar Negeri Ned Price pada Selasa (23/11) mengatakan, West akan mengunjungi Doha, Qatar pada pekan depan untuk bertemu dengan para pemimpin Taliban selama dua pekan.

"Mereka akan membahas kepentingan nasional vital kita ketika datang ke Afghanistan," kata Price, seperti dikutip Reuters.


"Itu termasuk kontraterorisme, yang mencakup perjalanan yang aman bagi warga AS dan bagi warga Afghanistan yang kami memiliki komitmen khusus dan itu termasuk bantuan kemanusiaan dan situasi ekonomi negara itu," lanjutnya.

Awal bulan ini, West menghadiri pertemuan yang disebut Troika diperpanjang, yang terdiri dari Pakistan, Cina, Rusia dan Amerika Serikat untuk membahas Afghanistan. Kelompok itu juga telah bertemu dengan perwakilan senior Taliban.

West juga merupakan bagian dari delegasi AS dalam pertemuan dengan pejabat Taliban di Doha pada Oktober, pembicaraan pertama antara Washington dan Taliban setelah Amerika Serikat mengakhiri perang selama dua dekade di Afghanistan pada 31 Agustus.

Pembekuan mendakak dukungan pembangunan asing setelah Taliban merebut kekuasaan pada 15 Agustus dari pemerintah Afghanistan yang didukung Barat telah membuat ekonomi terjun bebas. Ada kekurangan uang tunai dan para pemimpin Taliban berada di bawah sanksi Barat.

Dengan mendekatnya musim dingin, Afghanistan yang sangat miskin telah muncul dari perang habis-habisan menjadi krisis kemanusiaan. Jutaan orang menghadapi kelaparan yang meningkat di tengah melonjaknya harga pangan dan kekeringan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya