Berita

Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin/Ist

Politik

PP Muhammadiyah Puji Ketegasan Din Syamsuddin Pasang Badan Demi MUI

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 10:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Desakan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) diyakini hanya sebatas 'gertak sambal' dari pihak-pihak yang ingin membuat gaduh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebab, tidak ada alasan untuk membubarkan MUI. Eksistensi MUI sebagai lembaga yang menghimpun para ulama dari berbagai Ormas Islam masih sangat diperlukan.

Walaupun tidak mengikat, fatwa MUI dapat memandu umat Islam dan salah satu referensi bagi pemerintah dalam mengambil suatu kebijakan.

Demikian disampaikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mu'ti kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (24/11).

"Contoh yang terakhir adalah fatwa tentang vaksin, vaksinasi, dan ibadah selama masa pandemi Covid-19. Keberhasilan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 sebagiannya ditentukan oleh fatwa MUI dan ormas Islam seperti Muhammadiyah, NU, dan lain-lain," kata Abdul Mu'ti.

Menurut Abdul Mu'ti, sebagai wadah berhimpun, MUI masih diperlukan. Tegas di dalamnya para tokoh dari berbagai ormas dapat bersilaturrahim.

Atas dasar itu, Abdul Mu'ti mengapresiasi pernyataan mantan Ketua Umum MUI Prof Din Syamsuddin yang siap pasang badan dan turun ke jalan menentang desakan pembubaran MUI.  

"Saya mengapresiasi pernyataan Pak Din. Meskipun saya yakin Pak Din tidak akan turun ke jalan karena tidak ada yang benar-benar berani membubarkan MUI. Yang mau membubarkan itu hanya gertak sambal saja," pungkasnya.

Desakan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari pihak-pihak tertentu tidak perlu ditanggapi serius. Namun, jika desakan tersebut benar dan serius adanya, mantan Ketua Umum MUI Profesor Din Syamsuddin siap turun ke jalan bersama umat Islam untuk menentang desakan itu.

"Siapapun mereka yang berani membubarkan MUI, maka akan berhadapan dengan umat Islam di seluruh Tanah Air. Sebagai yang pernah memegang amanah sebagai Ketua Umum MUI dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI, saya siap turun lapangan," kata Din Syamsuddin, Senin (22/11).

Populer

Otto Hasibuan: Pertamina Menang Gugatan Rp 1,5 T dan 23 Juta Dolar AS Kasus Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:57

Geruduk DPRD Jabar, Emak-emak Bentangkan Spanduk “Kaesang-Gibran Gate Harus Tuntas, Jika Tidak Jokowi Mundur”

Senin, 24 Januari 2022 | 13:31

Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:17

Rizal Ramli: Pakde Jokowi, Tolong Jelaskan Siapa Akan Tinggal di Ibu Kota Negara Baru?

Senin, 17 Januari 2022 | 22:04

Soal Deklarasi Prabowo-Jokowi, Pengamat: Jika Maju Cawapres, Makin Kuat Jokowi Beda Kelas dengan SBY

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:54

Pesan untuk Ubedilah Badrun, Adhie Massardi: Bersiaplah Hadapi Segala Hal yang Tidak Masuk Akal Sekalipun

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:55

Dosen UAI: Pelaporan Ubedilah Badrun Sepertinya untuk Menekan agar Cabut Laporan

Senin, 17 Januari 2022 | 08:27

UPDATE

Belgia Setujui Suntikan Keempat Vaksin Covid-19 untuk Lindungi Warga yang Rentan

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:37

Kenangan Nurul Ditinggal Maura, Putri Sulungnya

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:35

Pendaftaran Parpol Dimulai 1 Agustus 2022, Begini Alur hingga Pencoblosan Pemilu 2024

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:28

Kasus Baru Meningkat, Jerman Belum akan Cabut Aturan Pembatasan Covid-19

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:10

Nasdem Wanti-wanti Calon Kepala Otorita Jangan Sampai Bikin IKN Mangkrak

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:01

Sambut Penetapan Jadwal Pemilu 2024, Gus Jazil: Saatnya Tancap Gas

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:46

Pemilu 14 Februari 2024, PKB Patok Target 100 Kursi dan Cak Imin Presiden

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:45

Dituding Terlibat Pemblokiran Akun WeChat PM Australia, China Tegaskan Tidak Pernah Tertarik Campuri Urusan Asing

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:28

Apresiasi Langkah Kapolri Rekrut Santri Jadi Polisi, PKB: Sangat Luar Biasa

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:21

Jakarta Masih PPKM Level 2 Sepekan ke Depan

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:20

Selengkapnya