Berita

Presiden Tunisia Kais Saied/Net

Dunia

Jika Tak Ingin Mundur, Presiden Kais Saied Harus Kembalikan Tunisia ke Tatanan Konstitusi

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 09:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Kais Saied harus segera mundur jika tidak ingin mengembalikan Tunisia ke tatanan konstitusional.

Begitu yang dikatakan oleh mantan Menteri Luar Negeri Rafik Abdessalem, sekaligus pemimpin Partai Ennahdha, dalam sebuah seminar yang diadakan di Istanbul, Turki pada Selasa (23/11).

"Presiden tidak memiliki penutup politik dan populer untuk mendukungnya. Karena itu, dia meminta dialog nasional untuk keluar dari krisis," ujar Abdessalem, seperti dikutip Anadolu Agency.


Dia juga mengatakan setelah langkah-langkah yang diambil oleh Saied membuat kondisi hidup menjadi lebih rumit, pendapatan negara ditarik, pengangguran meningkat, harga naik, sehingga negara dalam krisis.

Tunisia telah berada dalam cengkeraman krisis politik yang mendalam sejak Presiden Kais Saied menggulingkan pemerintah, menangguhkan parlemen, dan mengambil alih otoritas eksekutif pada 25 Juli.

Sejumlah pihak menggambarkan langkah-langkah tersebut sebagai "kudeta".  Abdessalem mengatakan jumlah lawan presiden di Tunisia meningkat menuntut peta jalan bagi parlemen untuk melanjutkan pekerjaan, serta bagi negara untuk kembali ke konstitusi dan melakukan pemilihan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya