Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tokyo Yakin, Patroli Rusia-China Ditujukan untuk Jepang

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 09:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Patroli bersama antara Rusia dan China di kawasan Asia Pasifik diyakini Tokyo ditujukan untuk Jepang.

Menteri Pertahanan Nobuo Kishi pada Selasa (23/11) menyebut situasi keamanan di sekitar Jepang telah memburuk, dan ini merupakan masalah yang menjadi perhatian serius.

"Ada kemungkinan ini (patroli bersama) adalah demonstrasi yang ditujukan terhadap Jepang. Tidak mungkin menyangkal fakta bahwa ada kemungkinan lebih lanjut penguatan kerjasama militer (antara Rusia dan China)," ujar Kishi, seperti dikutip NHK.


Kishi juga menekankan bahwa Jepang bermaksud untuk terus memantau dengan cermat tindakan Rusia dan China di kawasan itu, dan akan melakukan segala upaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara.

Pada 19 November, pasukan Rusia dan China melakukan patroli udara gabungan ketiga di Asia Pasifik yang melibatkan pembom strategis. Patroli itu merupakan bagian dari rencana kerja sama militer untuk tahun 2021 dan tidak ditujukan terhadap negara ketiga.

Kemudian pada Selasa, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan Moskow dan Beijing telah sepakat untuk memperkuat kerja sama militer mereka, termasuk meningkatkan pelatihan militer bersama, menyusul panggilan video dengan mitranya dari China, Wei Fenghe.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya