Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Politik

Fahira Idris Yakin PPKM Nataru Bisa Bikin Kasus Covid-19 Nol Persen Tahun Depan

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 08:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rencana penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 seluruh Indonesia pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 patut didukung semua pihak.

Bagi anggota DPD RI, Fahira Idris, PPKM selama libur natal dan tahun baru (Nataru) harus diambil agar situasi pandemi Covid-19 yang sudah mulai terkendali tidak kembali melonjak.

“Situasi pandemi yang sudah cukup terkendali sejak Agustus kemarin harus kita kuatkan agar di tahun 2022 benar-benar terkendali, bahkan mungkin Indonesia bisa capai nol kasus di tahun depan," kata Fahira dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/11).


Kebijakan menerapkan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia menjadi langkah yang strategis mencegah terjadinya lonjakan kasus. Selain berkaca dari pengalaman di akhir tahun lalu, kebijakan PPKM Level 3 juga melihat situasi banyak negara di dunia, terutama di Eropa yang saat ini kembali harus menghadapi gelombang terbaru.

Kondisi Indonesia saat ini juga buah dari kerja keras dan kerja cerdas semua pemangku kepentingan, terutama masyarakat yang patuh menjalankan berbagai aturan pembatasan dan aturan protokol kesehatan.

“Tentunya kita tidak ingin kembali kepada situasi di mana lonjakan kasus terjadi di mana-mana, rumah sakit kewalahan dan angka kematian melonjak tajam. Oleh karena itu, situasi yang sudah baik itu tentu harus kita jaga bersama-sama," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya