Berita

Anggota DPD RI, Filep Wamafma/Net

Politik

Filep Wamafma Ingin Kasus 6 WN China Penambang Ilegal di Papua Diusut Tuntas

RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 08:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penambangan ilegal di Papua sudah seringkali berulang karena penegakkan hukum yang lemah. Namun demikian, kasus 6 warga negara asing (WNA) China yang melakukan penambangan emas ilegal di Kampung Sewa, Distrik Wapoga, Kabupaten Waropen, harus diusut tuntas.

Pertama-tama, anggota DPD RI, Filep Wamafma mempertanyakan kinerja imigrasi atas mudahnya orang asing yang masuk tanpa memiliki dokumen yang lengkap.

“Tidak semua warga asing patuh pada aturan imigrasi, yang punya visa kunjungan saja bisa disalahgunakan, apalagi yang tidak. Makanya fungsi pengawasan itu yang paling penting.” kata Filep.


Selanjutnya, Filep meminta pihak berwenang segera memberikan tindakan administratif bahkan deportasi bila para TKA China tersebut benar-benar terbukti datang tanpa izin dan tujuan yang jelas.

“Jika tidak memberikan manfaat seperti transfer pengetahuan dan lainnya, kita tunggu sikap tegas dari imigrasi,” tegasnya.

Pada Minggu (21/11), prajurit Kodim 1709/Yapen Waropen mengamankan 6 WNA asal China di Kampung Sewa, Distrik Wapoga, Kabupaten Waropen. Mereka adalah Ge Junfeng (48), Lein Feng (37), Yan Gangping (41), Tan Liguo (54 ), Tan Lihua (58), dan Lu Huacheng (38).

Selain tidak punya dokumen resmi, keempat orang ini diduga tengah melakukan aktivitas penambangan emas ilegal.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya