Berita

Acara pelatihan “Kader Perintis Moderasi” di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya 62, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/11)/Net

Politik

Demi Syiarkan Islam Wasathiyah, Muhammadiyah Latih Kader Jadi Influencer

SELASA, 23 NOVEMBER 2021 | 17:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kaum muda Muhammadiyah harus bisa tampil terdepan dalam menyiarkan Islam wasathiyah atau Islam moderat di media sosial. Syiar itu merupakan bagian dari dakwah amar maruf nahi mungkar.

Begitu pesan dari Ketua Lembaga Kerja Sama dan Hubungan Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah, Muhyidin Junaidi saat menggelar pelatihan da’i/da'iyah dan aktivis Muhammadiyah untuk kampanye Islam Wasathiyah di media sosial.

Acara yang mengusung tema besar “Kader Perintis Moderasi” secara hybrid di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya 62, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/11).


Acara ini digelar dalam upaya meningkatkan kapasitas kader Muhammadiyah sebagai influencer di media sosial dalam mengarusutamakan pandangan Islam wasathiyah dan mendorong lahirnya profil-profil influencer keagamaan baru dari kalangan Muhammadiyah yang memiliki pandangan moderat.

“Mensyiarkan Islam wasathiyah di media sosial merupakan bagian dari dakwah,” ujarnya.

Senada itu, Ketua PP Muhammadiyah Profesor Syafiq A. Mughni berharap agar kader Muhammadiyah senantiasa mengedepankan tabayyun dalam bermedia sosial.

“Termasuk melawan Islamophobia yang sering dihembuskan melalui isu radikalisme dan terorisme,” tegasnya.

Sekretaris LHKI PP Muhammadiyah, Wachid Ridwan berharap ada kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah dalam penguatan Islam wasathiyah. Dia yakin dengan penguatan tersebut, partisipasi masyarakat tinggi dalam pencegahan radikalisme dan ekstrimisme tinggi dan aksi terorisme bisa berkurang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya