Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berpeluang digaet Demokrat atau Golkar andai tak diusung PDIP/Net

Politik

Andai Gagal Dapat Tiket Pilpres dari PDIP, Ganjar Pranowo Bisa Tapakkan Kaki di Golkar atau Demokrat

SELASA, 23 NOVEMBER 2021 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peluang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mendapatkan tiket pencalonan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dari PDI Perjuangan, tempat dia meniti karier politik, bisa dibilang masih kecil. Untuk itu, Ganjar butuh perahu lain agar kariernya bisa terus menanjak.

Peneliti senior Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad mengatakan, secara matematika loyalis massa pendukung dan hasil survei, Ganjar Pranowo memang unggul di PDIP.

Tetapi, dia terhalang oleh tiket Pilpres yang dipegang secara absolut oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Pun Puan oleh Maharani yang digadang-gandang disiapkan sebagai calon presiden.


"Kalau PDIP tidak mengusung Ganjar, akan ada dua kemungkinan. Pertama, dia tidak maju sama sekali. Kedua dia maju diusung oleh partai lain," kata Saidiman Ahmad kepada wartawan, Selasa (23/11).

Saidiman memaparkan, mencari partai politik lain bukan hal sulit bagi Ganjar. Utamanya, partai besar nasionalis seperti Partai Golkar dan Partai Demokrat.

Nah, dari dua partai politik itu, tiket calon presiden akan cenderung lebih mudah diraih Ganjar jika menapakkan kaki di Partai Demokrat.

"Rasanya partai seperti Demokrat punya peluang. Partai Demokrat punya kepentingan untuk mengembalikan kejayaan. Kantong-kantong suara Demokrat di Jawa Tengah dan Timur perlu dimaksimalkan. Kalau Demokrat berhasil mendapatkan Ganjar, peluang itu menjadi terbuka," jelasnya.

Alasan lainnya, lanjut Saidiman, ada kekosongan tokoh populis di Partai Demokrat setelah era Susilo Bambang Yudhoyono berakhir.

"Aspek ketokohan masih sangat besar dalam kultur politik Indonesia. Demokrat pernah berjaya karena aspek ketokohan SBY. Partai ini butuh sosok sepopuler SBY untuk mengembalikan kejayaannya. Dan saya kira, Ganjar cukup memenuhi itu," katanya.

Soal peluang di Partai Golkar, Saidiman menilai tetap ada peluang bagi Ganjar. Tapi tidak cukup besar. Pasalnya, Golkar sudah mengumumkan calon presiden pada 2024 adalah Ketua Umum Airlangga Hartarto.

"Golkar sudah punya Airlangga, yang memiliki dukungan yang cukup solid. Justru yang menarik kalau Golkar berkoalisi dengan Demokrat yang, misalnya, mengusung Ganjar," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya