Berita

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di markas Otoritas Palestina di Bethlehem, 23 Januari 2020/Net

Dunia

Jelang Pertemuan dengan Putin, Abbas Tegaskan Tekad Satukan Tanah Palestina

SELASA, 23 NOVEMBER 2021 | 06:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Situasi terkini Timur Tengah akan menjadi pembahasan utama dalam agenda pertemuan antara Presiden Palestina Mahmoud Abbas dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang akan berlangsung di Sochi, Rusia, pada selasa (23/11) waktu Moskow.

Dalam pernyataannya, Abbas mengatakan bahwa kunjungan itu bertujuan untuk menginformasikan kepada Putin tentang perkembangan terbaru Timur Tengah dan juga melanjutkan kerja sama bilateral, di tengah upaya Rusia untuk resolusi konflik Palestina-Israel.

Abbas mengatakan, ia bertekad untuk menyatukan tanah Palestina dan mengakhiri perselisihan antar-faksi, dan menghargai upaya Rusia untuk membuka dialog terkait masalah tersebut.


“Kami bertekad untuk menyatukan tanah dan rakyat kami dan mengakhiri perselisihan. Dengan pemikiran ini kami terus mendukung dialog antara Fatah, Hamas, dan faksi Palestina lainnya demi rekonsiliasi. Kami menghargai upaya Rusia untuk mengatur putaran pembicaraan bagi faksi-faksi Palestina dan keinginannya untuk meningkatkan peran Organisasi Pembebasan Palestina," kata Abbas, seperti dikutip dari TASS.

Rusia telah menjadi tuan rumah bagi sejumlah delegasi Palestina selama sebulan terakhir. Sebelumnya, aalah satu pejabat yang pergi ke Moskow adalah saingan Abbas, Mohammad Dahlan, yang bertemu dengan Kementerian Luar Negeri Rusia Sergey Bogdonav pada awal November.

Abb juga mengatakan, pemilihan presiden dan pemilihan badan legislatif Palestina akan ikut dibahas.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya