Berita

Bantuan perangkat elektronik penunjang sekolah daring di SMK Negeri 1 Balikpapan/Ist

Nusantara

Berbagi Smartphone di Tengah Minimnya Infrastruktur Sekolah Daring

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 22:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Minimnya perangkat elektronik dan jaringan internet masih jadi persoalan mendasar yang dialami sejumlah sekolah dan siswa kurang mampu dalam proses pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19.

Berangkat dari persoalan tersebut, Sahabat Ganjar memutuskan untuk membagikan perangkat belajar daring kepada siswa kurang mampu. Salah satu sekolah yang disasar adalah SMK N 1 Balikpapan, Kalimantan Timur.

Mereka memutuskan membagikan sejumlah perangkat ponsel pintar kepada para pelajar kelas X, XI, dan XII di sekolah tersebut, Senin (22/11).


“Kenyataannya, tak semua siswa memiliki perangkat ponsel yang mendukung kegiatan belajar-mengajar dari rumah. Maka, kami mencoba membantu mendukung pendidikan mereka melalui program berbagi ini," ujar Ketua DPW Sahabat Ganjar Kaltim, Michail Agustinus Wangkay.

Tak hanya membagikan perangkat belajar daring, mereka juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk para siswa dan guru SMK N 1 Balikpapan. Pemeriksaan kesehatan ini juga sebelumnya telah dilakukan di sejumlah daerah dengan menggunakan metode digital (digidoc), yakni rumah sakit tanpa dinding atau telemedicine.

Lepas dari SMK N 1, Sahabat Ganjar menggelar pengajian bersama ibu-ibu pengajian di Mining Coffee, Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan.

Rangkaian kegiatan mereka kemudian ditutup dengan aksi larisin pengrajin manik-manik di Jalan Hos Cokro Aminoto, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong UMKM yang berada di Kalimantan Timur.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya