Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hidup Bersama Covid, Korsel Mulai Sekolah Tatap Muka Secara Penuh

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 16:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Siswa-siswi di Korea Selatan kembali ke sekolah, memulai kelas tatap muka secara penuh untuk pertama kalinya sejak awal pandemi Covid-19.

Korea Selatan membuka kembali sekolah secara penuh pada Senin (22/11), sebagai bagian dari rencana hidup bersama Covid-19. Rencana itu dilandaskan pada pencapaian 78,8 persen populasi yang telah divaksinasi lengkap.

Kendati begitu, baru 12,8 persen mereka yang berusia 12-17 tahun yang baru divaksinasi penuh.


"Memang benar masih banyak kekhawatiran," kata Menteri Pendidikan Korea Selatan Yoo Eun-hye saat berkunjung ke sebuah sekolah dasar di Seoul," seperti dikutip Reuters.

Sebagai negara pertama di luar China yang menghadapi wabah besar virus, sekolah-sekolah Korea Selatan telah mengalami berbagai tahap penutupan, pembelajaran jarak jauh, dan pengaturan hibrida.

Yoo mengatakan, sekolah masih dapat beralih kembali ke pembelajaran jarak jauh atau pengaturan hibrida lainnya jika situasi virus corona mengharuskannya. Tindakan pencegahan seperti masker, pembagi, dan tindakan menjaga jarak lainnya tetap dilakukan.

"Karena jumlah kasus baru yang dikonfirmasi meningkat, kami meminta orang tua dan anggota keluarga untuk memberi perhatian ekstra pada tindakan pencegahan. Kementerian pendidikan dan kantor pendidikan akan secara menyeluruh memeriksa tindakan pencegahan dan akan mendukung daerah yang membutuhkan," jelas Yoo.

Pengujian yang meluas, pelacakan kontak intensif, dan aplikasi pelacakan telah memungkinkan Korea Selatan untuk membatasi penyebaran virus tanpa penguncian ekstensif yang terlihat di negara lain, tetapi upaya sebelumnya untuk membuka sekolah sepenuhnya terhambat oleh gelombang infeksi baru.

Bahkan ketika melonggarkan jarak sosial di tengah tingkat vaksinasi yang tinggi, negara itu telah berjuang melawan beberapa jumlah kasus harian tertinggi, termasuk rekor jumlah kasus yang parah.

Korea Selatan melaporkan 2.827 kasus COVID-19 baru Minggu (21/11), turun sedikit dari hampir satu minggu dari total harian lebih dari 3.000, termasuk rekor tertinggi 3.292 kasus baru pada Kamis (17/11).

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya