Berita

Presiden Bulgaria Rumen Radev/Net

Dunia

Raih Angka Telak, Rumen Radev Menangkan Masa Jabatan Kedua sebagai Presiden Bulgaria

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 10:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hitung cepat hasil pemilihan presiden Bulgaria yang berlangsung pada Minggu (21/11) waktu setempat, menujukkan bahwa sang petahanan Rumen Radev unggul dengan suara telak.

Ini mengantarkannya ke masa jabatan kedua untuk kembali mempimpin negara termiskin di Uni Eropa itu untuk lima tahun ke depan.

Radev berhasil mengalahkan penantangnya Anastas Gerdzhikov dengan raihan 66 persen suara melawan 32 persen pada putaran kedua pemilihan. Putaran pertama digelar pada 14 November.


Pemilihan itu dilakukan di tengah ketidakpuasan yang meluas terhadap korupsi tingkat tinggi yang mengakhiri kekuasaan satu dekade mantan perdana menteri Boyko Borissov pada April lalu dan memimpin partai anti-korupsi baru menuju kemenangan dalam pemilihan parlemen pekan lalu.

"Bulan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan berakhirnya dua jenis pemilihan yang dengan jelas menyoroti keinginan rakyat untuk perubahan, untuk memutuskan korupsi, perampokan dan pelanggaran hukum dan menghapus mafia dari kekuasaan," kata Radev meluapkan kebahagiaannya yang gembira setelah pemungutan suara, seperti dikutip dari Reuters, Senin (22/11).

Radev (58 tahun), adalah seorang mantan komandan angkatan udara. Ia mendapatkan popularitas karena dukungan terbukanya terhadap protes anti-korupsi besar-besaran terhadap Borissov pada tahun 2020 dan karena menunjuk pemerintah sementara yang mengungkap kesepakatan pengadaan publik yang suram dari kabinet kanan-tengah terakhir Borissov.

Lulusan Harvard itu ditunjuk sebagai menteri sementara pada Mei lalu, dan sejak itu mendirikan partai We Continue The Change (PP), yang memenangkan pemilihan nasional ketiga Bulgaria tahun ini pada 14 November, berjanji "nol korupsi".

"Kemenangan Radev menegaskan kembali keinginan untuk perubahan di Bulgaria. Pemilihannya kembali akan memfasilitasi pembentukan pemerintahan koalisi," kata Daniel Smilov, analis politik di Center for Liberal Strategies.

Gerdzhikov, rektor Universitas Sofia yang didukung oleh partai GERB Borissov, mengakui kekalahan dan menyatakan penyesalan karena gagal meyakinkan rakyat Bulgaria bahwa dia bisa menyatukan bangsa.

Masa jabatan lima tahun kedua Radev akan dimulai pada 22 Januari 2022.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya