Berita

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian/Net

Dunia

Prancis: Jika Tak Bisa Jamin Keselamatan Peng Shuai, China Harus Hadapi Konsekuensinya

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 08:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Prancis akan mengambil tindakan diplomatik terhadap China atas kasus kekerasan seksual yang diungkap oleh pemain tenis Peng Shuai.

Dalam sebuah wawancara dengan siaran radio RTL pada Minggu (21/11), Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan jika Shuai yang telah menghilang beberapa pekan terakhir usai menuduh mantan wakil perdana menteri China melakukan kekerasan, tidak muncul dan angkat bicara, Paris akan mengambil tindakan tegas.

"Saya hanya menunggu satu hal, Nyonya Shuai untuk berbicara. Jika pihak berwenang China ingin mengklarifikasi situasinya, mereka harus membiarkannya berbicara, sehingga dia mengatakan di mana dia tinggal, apa yang dia lakukan. Jika tidak, mereka harus menghadapi konsekuensi diplomatik," kata Le Drian, seperti dikutip Sputnik.


Shuai telah menghilang dari mata publik setelah menerbitkan sebuah pernyataan di Weibo pada 2 November. Ia menuduh mantan wakil perdana menteri China, Zhang Gaoli yang berusia 75 tahun, melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

Unggahan itu segera dihapus, bersama dengan akun Shuai. Sementara atlet itu berhenti berkomunikasi, memicu kekhawatiran akan keselamatannya.

Beberapa negara, termasuk Inggris dan Amerika Serikat, telah menuntut Beijing memberikan bukti yang dapat diverifikasi tentang keamanan dan keberadaan Shuai.

Komunitas tenis global juga bergabung dengan tuntutan dan menyerukan penyelidikan penuh dan tidak memihak atas tuduhan kekerasan seksual oleh mantan wakil perdana menteri.

Pada Minggu, bintang tenis itu akhirnya muncul di depan umum untuk pertama kalinya dalam beberapa pekan pada upacara pembukaan final pertandingan tenis remaja di Beijing.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya