Berita

Kegiatan sosialisasi BUREKSA oleh PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Pemodalan Nasional Madani (PNM)/Ist

Nusantara

Gandeng PNM, Unilever Giring 18 Ribu Ibu Ciptakan Keluarga Sehat dan Sejahtera

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 23:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perempuan, terutama ibu, menjadi tokoh yang berperan penting dalam menjaga kesehatan keluarga, serta menjadi agen perubahan di lingkungan mereka.

Itu yang membuat PT Unilever Indonesia Tbk, menggandeng PT Pemodalan Nasional Madani (PNM) untuk melaksanakan program sosialisasi dan pemberdayaan bertema "BUKARSA" atau "Ibu Sehat, Keluarga Sejahtera".

Kegiatan ini digelar untuk menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan, khususnya selama pandemi Covid-19. program edukasi, sosialisasi, dan pemberdayaan ini diselenggarakan di 12 kebupaten dan kota, dengan menargetkan ibu-ibu nasabah PNM Mekaar.


Kerjasama antara Unilever dan PNM ini dilakukan dengan kesamaan visi dan prinsip keberlanjutan.

Program BUKARSA merupakan rencana kolaborasi untuk memberdayakan komunitas terutama perempuan prasejahtera yang merupakan nasabah PNM Mekaar.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas pada nasabah PNM Mekaar di 12 kota yang tersebar di empat provinsi di Indonesia, melalui edukasi pencegahan penularan dan vaksinasi Covid-19, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), panduan gizi seimbang dan resep masakan bernutrisi, pemilahan sampah, serta higienitas rumah dan toilet," ujar Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki pada acara peluncuran program BUKARSA, seperti dikutip dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (21/11).

Sementara itu, Head Of Corporate Affairs & Sustainability PT Unilever Indonesia Tbk, Nurdiana Darus berharap agar BUKARSA dapat memberdayaan 500 ribu perempuan prasejahtera.

"Unilever percaya bahwa bisnis haruslah berlandaskan tujuan mulia (purpose) dan memberikan dampak menjalankan bisnis dengan prinsip berkelanjutan... Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang terukur dan lebih luas atas perubahan perilaku masyarakat. Tentunya pelaksanaan ini didukung penuh oleh rekan-rekan PNM di lapangan," ucapnya.

Selain sosialisasi edukasi, Unilever juga menyalurkan 500 ribu produk handsanitizer lifebuoy, 3.000 dus sabun cuci tangan lifebuoy, 16 ribu pcs pasta gigi pepsodent, dan buku panduan resep masakan dari Royco untuk di bagikan keseluruh Nasabah Mekaar PNM melalui teman-teman fasilitator PNM di lapangan.

Adanya sosialisasi edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas Nasabah Mekaar PNM akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

Terdapat tiga mekanisme yang dilakukan selama pelaksanaan program yaitu Training of Trainers kepada para pendamping nasabah di lapangan atau dikenal dengan Account Officer PNM, Sosialisasi kepada kelompok nasabah, serta pengukuran dampak, monitoring dan evaluasi.

Periode program BU KARSA akan berjalan pada Agustus hingga Desember 2021. Tidak hanya edukasi mengenai PHBS, kolaborasi Unilever dan PNM pada tahun ini juga termasuk pilot program pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung.

Sejauh ini, proses sosialisasi BUKARSA di Kabupaten Sukabumi telah berlangsung di empat cabang PNM Mekaar.

Manager CSR PNM, Tri Rahayu mengatakan, program ini diharapkan dapat diselesaikan pada akhir tahun 2021.

"Di Kabupaten cianjur program ini diharapkan dapat memperoleh outreach pada 18 ribu ibu-ibu mekaar sehingga mereka dapat teredukasi dalam memiliki pola hidup sehat, dan memasak makanan bergizi secara sederhana," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya