Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gelembung Perjalanan Dimulai, Siswa Internasional dari Singapura Kembali ke Australia

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 14:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah hampir dua tahun menutup diri karena pandemi, Australia membuka gelembung perjalanan dengan Singapura, membawa sekelompok mahasiswa internasional.

Pada Minggu (21/11), Australia dan Singapura secara resmi memulai aturan gelembung perjalanan. Pelancong yang telah divaksinasi penuh dari Singapura diizinkan masuk ke Melbourne atau Sydney tanpa perlu dikarantina.

Kepala Eksekutif Universitas Australia yang mewakili 39 universitas, Catriona Jackson mengatakan penerbangan dari Singapura membawa siswa internasional pertama memasuki Australia sejak sejumlah kecil kembali pada November tahun lalu.


"Kami memahami jumlah awal ini kecil, tetapi itu adalah sinyal yang jelas dari niat untuk memungkinkan lebih banyak siswa kembali ke kelas dan komunitas kami segera," kata Jackson, seperti dikutip Reuters.

Ia menambahkan, masih ada sekitar 130 ribu siswa internasional yang tersisa di luar Australia.

Sebelum pandemi, siswa internasional merupakan 21 persen dari siswa pendidikan tinggi Australia, dibandingkan dengan rata-rata 6 persen di seluruh negara yang menjadi anggota Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Namun penutupan perbatasan, bersama dengan penguncian cepat, tindakan kesehatan yang ketat, dan kepatuhan publik terhadap aturan, telah menjadikan Australia salah satu negara paling sukses dalam mengelola pandemi.

Terlepas dari wabah Delta yang menyebabkan penguncian berbulan-bulan di Sydney dan Melbourne, Australia hanya memiliki sekitar 760 kasus yang dikonfirmasi dan 7,5 kematian per 100 ribu orang.

Pada Minggu, ada 1.460 infeksi baru di seluruh Australia, sebagian besar di negara bagian Victoria, di mana Melbourne adalah ibukotanya. Enam orang lagi tewas.

Sebuah cluster di Northern Territory bertambah menjadi 31 kasus setelah sembilan infeksi dilaporkan di beberapa komunitas terpencil di Territory.

Pada Sabtu, 85 persen warga Australia yang memenuhi syarat di atas usia 16 tahun telah divaksinasi penuh.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya