Berita

Ilustrasi Densus 88/Net

Politik

Anggota Fatwa MUI Ditangkap Densus, Ansyaad Mbai: Tidak Usah Diartikan Seakan-akan Densus 88 Menyasar MUI

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 14:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Ahmad Zain An Najah ditangkap oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror Polri. Sebabnya, Zain diduga terlibat tindak pidana terorisme yang terafiliasi dengan Jamaah Islamiyah.

Penangkapan itu hingga ini masih menjadi polemik masyarakat. Muncul tudingan Densus sengaja menyerang institusi MUI. Bahkan sampai muncul desakan agar lembaga yang mewadahi ulama dari berbagai Ormas itu dibubarkan.

Merespons wacana itu, mantan Kepala BNPT Ansyaad Mbai menyampaikan bahwa para teroris memiliki kemampuan menyusup organisasi atau lembaga masyarakat dan negara dengan mudah.


Dampak gerakan mereka kata Ansyaad Bai, ada beberapa lembaga masyarakat yang tersusupi oleh kelompok radikalisme.

"Menyusup ke lembaga-lembaga negara yang strategis. Hari ini kita melihat mereka menyusup ke MUI,” ucap Ansyaad dalam acara diskusi virtual Crosschek bertemakan MUI Disusupi JI?, Minggu (21/11).

Ansyaad mengapresiasi pernyataan Waketum MUI Anwar Abbas yang menyerahkan sepenuhnya pada penegak hukum terkait kasus yang menjerat salah satu anak buahnya di MUI.
Namu demikian, Ansyaad menggarisbawahi jangan sampai Densus 88 menyudutkan tiga terduga pelaku terorisme itu.

"Tidak usah diartikan bahwa seakan-akan polisi Densus menyasar MUI. Ini perlu kita waspadai, di Medsos ini sekarang gencar seakan-akan ada upaya membenturkan pemerintah dengan ulama khususnya Densus,” katanya.

Dia menambahkan BNPT, dan Densus 88 sangat dekat dengan ulama, dan kerap meminta petunjuk dan pertimbangan mereka dalam melakukan aksi penangkapan seseorang yang menjadi terduga teroris atau target operandi.

"Mereka (Densus) menganggap para ulama itu mentornya mereka dalam melaksanakan tugas operasional. Bahkan dalam penangkapan tertentu, mereka konsultasi dengan para ulama,” tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya