Berita

Bendera Taiwan/Net

Dunia

Buntut Pengakuan terhadap Taiwan, China Turunkan Level Hubungan Diplomatik dengan Lithuania

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 13:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China menurunkan hubungan diplomatiknya dengan Lithuania, dan menyatakan ketidakpuasan yang kuat dengan Vilnius karena mengizinkan Taiwan untuk membuka kedutaan de facto di negara Baltik itu.

Pada Minggu (21/11), Beijing telah menyatakan kemarahannya karena Lithuania membiarkan Taiwan membuka kantornya di negara itu, dan memanggil dutabesarnya pada bulan Agustus.

Kantor Perwakilan Taiwan di Lithuania dibuka pada Kamis (17/11). Kantor Taiwan lainnya di Eropa dan Amerika Serikat (AS) menggunakan nama kota Taipei, menghindari referensi ke pulau itu sendiri, sesuatu yang semakin membuat marah Beijing.


Kementerian Luar Negeri China mengatakan Lithuania mengabaikan "sikap serius" China dan norma-norma dasar hubungan internasional yang mengizinkan Taiwan untuk mendirikan kantor perwakilannya di Lithuania.

Langkah itu, lanjut kementerian, merusak kedaulatan dan integritas teritorial China, dan sangat mencampuri urusan dalam negeri China.

Dengan preseden buruk tersebut, kementerian memutuskan untuk menurunkan hubungan ke tingkat kuasa usaha, anak tangga di bawah duta besar, dengan Lithuania.

"Kami mendesak pihak Lituania untuk segera memperbaiki kesalahannya dan tidak meremehkan tekad dan tekad teguh rakyat China untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial," lanjut kementerian, seperti dikutip Reuters.

Taiwan telah berbesar hati dengan meningkatnya dukungan internasional untuknya dalam menghadapi tekanan militer dan diplomatik China. Washington telah menawarkan dukungan Vilnius untuk menahan tekanan China, dan Lithuania akan menandatangani perjanjian kredit ekspor senilai 600 juta dolar AS dengan Bank Ekspor-Impor AS minggu ini.

Sejauh ini, hanya 15 negara yang memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya