Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Latihan Militer China-Rusia Masuk Zona Penyangga, Korsel Kerahkan Jet Tempur

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 11:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan mengerahkan jet tempur untuk menanggapi sekelompok pesawat tempur Rusia dan China yang memasuki zona penyangga udara tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan pihaknya mendeteksi tujuh pesawat militer Rusia dan dua China di zona identifikasi pertahanan udara negara itu di lepas pantai timurnya, seperti dilaporkan 9News, Minggu (21/11).

Mengantisipasi langkah tersebut, Korea Selatan telah mengirim jet tempur dan pesawat lain ke daerah itu untuk mencegah bentrokan yang tidak disengaja, tetapi pesawat Rusia dan China pergi tanpa melanggar wilayah udara teritorial Korea Selatan.


China kemudian memberi tahu Korea Selatan melalui saluran komunikasi militer bahwa penerbangan itu adalah bagian dari latihan militer rutinnya dengan Rusia.

"(Kami) menilai situasi saat ini sebagai latihan bersama antara China dan Rusia dan analisis tambahan diperlukan," kata Kepala Staf Gabungan dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Jumat (18/11) mengatakan militer Rusia sedang melakukan patroli udara bersama dengan China.

"Sebuah kelompok udara yang terdiri dari dua pembom strategis Tu-95MS dari Angkatan Udara Rusia dan dua pembom strategis Hun-6K dari Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China melakukan patroli udara di atas perairan Laut Jepang. dan Laut Cina Timur," jelasnya.

Kementerian mengatakan patroli bersama dilakukan untuk lebih mengembangkan hubungan Rusia dan China, meningkatkan koordinasi antara kedua angkatan bersenjata, serta memperkuat stabilitas strategis global.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya