Berita

Presiden AS Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris/Net

Dunia

Dukungan Anjlok, Joe Biden dan Kamala Harris Kehilangan Ajudan Tinggi

MINGGU, 21 NOVEMBER 2021 | 07:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Anjloknya dukungan terhadap pasangan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris, terus menjadi sorotan publik. Hal ini juga disangkutpautkan dengan pengunduran diri beberapa staf di Gedung Putih.

Staf Gedung Putih lainnya telah mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan jabatannya hanya kurang dari setahun setelah mengambilnya.

Kepala Staf Komunikasi Emma Riley alam sebuah unggahan Twitter mengatakan bahwa dia meninggalkan jabatannya di Sayap Barat untuk mengejar karir di Departemen Tenaga Kerja.


Riley tidak mengungkapkan motifnya di balik langkah tersebut dan tidak menjelaskan posisi mana yang akan dia pegang di Departemen Tenaga Kerja, tetapi mengatakan dia akan melakukan perjalanan melintasi AS bersama Menteri Tenaga Kerja Marty Walsh.

Riley juga mengisyaratkan bahwa pekerjaan barunya akan dikaitkan dengan rencana Build Back Better Joe Biden, yang baru-baru ini disahkan oleh DPR Demokrat, meskipun biaya akhirnya masih belum diperkirakan oleh Kantor Anggaran Kongres.

Pengunduran diri kepala komunikasi Sayap Barat menjadi panas setelah direktur komunikasi Sayap Timur untuk wakil presiden, Ashley Etienne, juga mengumumkan pengunduran dirinya yang akan datang pada bulan Desember.

Dia tidak menjelaskan motifnya meninggalkan tim Kamala Harris, yang dilaporkan dikesampingkan oleh Sayap Barat.

Kepergian kedua kepala komunikasi terjadi karena peringkat bos mereka terus turun selama beberapa bulan berturut-turut.

Peringkat persetujuan Presiden AS Joe Biden turun menjadi 44 persen meskipun bertahan di 46 persen pada bulan lalu. Peringkat presiden turun jauh dibandingkan dengan awal masa jabatannya di tengah kegagalan untuk mengatasi masalah imigrasi, meningkatnya jumlah infeksi Covid-19, pengenalan mandat vaksinasi, dan penarikan pasukan yang kacau dari Afghanistan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya