Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD/Ist

Politik

Mahfud MD Anggap Pembubaran MUI adalah Provaksi Bersumber Khayalan

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Desakan sekelompok masyarakat yang meminta pemerintah membubarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi perbincangan belakangan ini. Desakan itu setelah Densus 88 Antiteror Polri menangkap anggota Komisi Fatwa MUI Pusat Ahmad Zain An Najah.

Soal kegaduhan itu, Menko Polhukam Mahfud MD meminta masyarakat tidak terjebak provokasi dengan munculnya desakan pembubaran MUI usai penangkapan tiga ulama terduga teroris.

"Jangan memprovokasi memgatakan bahwa Pemerintah via Densus 88 menyerang MUI. Itu semua provokasi yang bersumber dari khayalan, bukan dari pemahaman atas petistiwa," ujar Mahfud MD dalam cuitan akun Twitternya, Sabtu (20/11).


Penangkapan teroris, kata Mahfud, adalah tindakan personal. Hal ini tidak bisa disimpulkan pemerintah ingin mendiskreditkan MUI dengan penangkapan Ahmad Zain.

"Teroris bisa ditangkap dimanapun, di hutan, mal, rumah, gereja, masjid, dan lainnya. Kalau aparat diam dan terjadi sesuatu, bisa dituding kecolongan," katanya.

Mahfud MD menegaskan, posisi MUI sudah kokoh dalam sitem perundang-undangan dan tidak mudah untuk dibubarkan.

"Misalnya di dalam UU 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal (Pasal 1.7 dan Pasal 7.c). Juga di Pasal 32 (2) UU 21/2008 tentang Perbankan Syariah. Posisi MUI kuat tak bisa sembarang dibubarkan," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya