Berita

Pejuang Houthi berjalan melewati gerbang kedutaan AS di Sanaa, Yaman /Net

Dunia

Houthi Masih Menahan Sebagian Staf Kedubes AS

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 14:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah staf Kedutaan Besar AS berkewarganegaraan Yaman yang menjadi tawanan sejak pekan lalu, hingga Jumat (19/11) masih berada di bawah penahanan kelompok Houthi.

Dalam keterangannya, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan sebagian besar yang ditahan telah dibebaskan, tetapi yang lainnya masih berada di bawah penahanan.

"Kami prihatin bahwa staf Kedutaan Besar AS di Sana'a Yaman terus ditahan tanpa penjelasan dan kami menyerukan pembebasan segera mereka," kata pejabat itu, seperti dikutip dari Al Arabiya.


Dewan Keamanan PBB telah mengecam tindakan yang dilakukan kelompok yang mendapat dukungan dari Iran tersebut.

“Anggota Dewan Keamanan mengutuk dengan keras penyitaan dan penyusupan baru-baru ini, dan masih terus berlangsung ke dalam kompleks yang sebelumnya digunakan sebagai Kedutaan Besar AS di Sana'a, Yaman, oleh Houthi, di mana puluhan karyawan lokal ditahan," kata DK PBB dalam sebuah pernyataan, Kamis (18/11).

Bloomberg melaporkan bahwa setidaknya 25 warga Yaman ditahan oleh Houthi dalam beberapa pekan terakhir, mengutip dua orang yang mengetahui masalah tersebut.

Secara terpisah, terungkap pada Rabu bahwa Houthi juga menahan anggota staf PBB, menurut keterangan Juru Bicara PBB Stephane Dujarric.

Dua pegawai PBB, keduanya warga Yaman, masih ditahan oleh Houthi, meskipun diberitahu oleh pejabat Houthi bahwa mereka akan dibebaskan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya