Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jumlah Infeksi Covid-19 Meningkat, Belanda Tangguhkan Operasi Pasien Kanker dan Jantung

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 09:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Munculnya gelombang baru infeksi Covid-19 yang telah menciptakan rekor tertinggi angka kasus harian, memaksa otoritas kesehatan Belanda untuk menangguhkan sementara operasi untuk beberapa pasien kanker dan jantung.

"Ini adalah pasien kanker yang sebenarnya harus dioperasi dalam waktu enam minggu setelah diagnosis, dan itu tidak akan terpenuhi dalam semua kasus. Ini juga pasien jantung," kata juru bicara LCPS, organisasi nasional yang mengalokasikan sumber daya rumah sakit, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/11).

"Ini mengerikan, tentu saja, untuk pasien," ujarnya.


National Institute for Health (RIVM) melaporkan rekor lebih dari 23.000 kasus baru dalam 24 jam sebelumnya pada hari Kamis, dibandingkan dengan tertinggi harian sebelumnya sekitar 13.000 yang dicapai pada Desember 2020.

Dengan 85 persen populasi orang dewasa divaksinasi, tingkat rawat inap di rumah sakit dan unit perawatan intensif (ICU) sejauh ini tetap lebih rendah daripada puncak gelombang awal pada April 2020, meskipun ada penundaan antara tanggal infeksi dan tanggal masuk rumah sakit.

Dengan kurang dari 200 tempat tidur yang tersisa di ICU Belanda pada hari Kamis, rumah sakit berebut untuk menambah lebih banyak kapasitas.

Awal November lalu Belanda memperkenalkan kembali pemakaian masker di toko-toko, dan mulai pekan lalu telah memberlakukan kembali penguncian sebagian, termasuk menutup bar dan restoran setelah jam 8 malam.

Ahli virus pada Kamis mengusulkan perpanjangan liburan Natal untuk memperlambat infeksi, yang meningkat paling cepat di antara anak-anak.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya