Berita

Pelantikan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa oleh Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

PR Andika Perkasa: Keamanan Domestik di Tengah Politik Abu-abu Soal Papua

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 08:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengambilan keputusan politik terkait keamanan negara masih belum benar-benar diaplikasikan dengan baik oleh pemerintah Indonesia.

Dilihat dari aspek legal dan keputusan politik di era reformasi, ada pemisahan terkait pengelolaan pertahanan keamanan. Urusan keamanan diserahkan kepada TNI dan ranah sipil diserahkan kepada Polri.

"Sayangnya, pengambilan keputusan politik lupa ada daerah abu-abu," kata dosen Paramadina Graduate School of Diplomacy, Anton Aliabbas dalam diskusi bertema 'keamanan domestik dan pekerjaan rumah Andika', Jumat (19/11).


Di samping masalah keamanan, kata dia, terdapat dimensi pertahanan pada UU TNI Pasal 7. Selain melaksanakan tugas pokok, juga dirinci masalah kedaulatan, termasuk operasi perang dan nonperang yang membutuhkan keputusan negara.

Dimensi pertahanan menjadi mendesak karena adanya masalah Papua yang juga menjadi masalah kedaulatan negara.

Meski dilabeli sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), kata dia, persoalan kedaulatan negara di Papua penting karena terdapat unsur separatisme.

Persoalan Papua bisa merujuk pada kejadian Aceh, di mana keterlibatan TNI tidak terhindarkan lantaran berkaitan dengan keamanan domestik.

"Jadi dimensi tugas pokok TNI ada di situ meski intensitas keterlibatan juga butuh definisi tersendiri. Jadi, segi keamanan domestik ini harus juga menjadi atensi Jenderal Andika," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya