Berita

Tesla/Net

Dunia

Pengakuan Karyawan Wanita: Pelecehan Seksual di Tesla Semakin Merajalela

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 06:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengakuan mengejutkan datang dari seorang wanita yang pernah bekerja di perusahaan otomotif Tesla. Menurutnya, perusahaan ternama itu bukanlah tempat bekerja yang nyaman untuk wanita karena sering terjadi pelecehan seksual.

Jessica Barraza, 38 tahun, mengajukan gugatannya ke pengadilan negara bagian di Oakland, mengatakan bahwa dia menghadapai 'kondisi mengerikan' selama bertahun-tahun saat bekerja shift malam.

Ia pernah mengadukan hal itu kepada pimpinan terkait tetapi tidak ada langkah yang diambil. Merasa tidak mendapat tanggapan, Jessica akhirnya memutuskan untuk membawa kasus tersebut ke jalur hukum.


Berbicara kepada Washington Post, Jessica mengisahkan apa yang dialaminya saat bekerja untuk pabrik mobil yang terletak di area Teluk San Francisco itu.

Para karyawan laki-laki sering mengeluarkan berkata-kata vulgar yang membuatnya risih, seperti, 'tubuhmu seperti botol Coke' atau 'Body aduhai' dan 'bokong yang penuh.  Ucapan-ucapan itu dilontarkan sambil menatapi setiap inci bagian tubuhnya.

Bukan hanya secara verbal, kadang pelecehan itu dilakukan juga dengan tindakan. Pada akhir September lalu misalnya, seorang karyawan pria menyelinap di belakangnya dan menempelkan tubuhnya.

Bagian HRD telah diberi tahu soal itu, tapi tidak tindak lanjut.

Setelah tiga tahun yang berat, akhirnya Jessica memutuskan untuk mengajukan gugatan di Pengadilan Tinggi California di Alameda County.

Washington Post melaporkan, gugatan yang diajukan Jessica menggambarkan betapa pelecehan seksual telah merajalela di Tesla.

Ini bukan kali pertama perusahaan otomotif milik miliarder Elon Musk itu diadukan karena perbuatan tidak menyenangkan. Sebelumnya, pernah ada pelaporan tindakan penganiayaan antara karyawan dan tindakan rasis.

Barraza saat ini tengah mengambil cuti berobat setelah dokter mendiagnosisnya dengan gangguan stres pasca-trauma.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya