Berita

Moqtada al-Sadr/Net

Dunia

Ulama Terkemuka Irak Bubarkan Kelompok Pemberontak Syiah

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 06:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok Syiah Promised Day Brigade akhirnya resmi dibubarkan. Pembubaran itu diumumkan oleh ulama terkemuka Irak, Moqtada al-Sadr, pada Jumat (19/11).

"Sebagai isyarat niat baik di pihak saya, saya mengumumkan pembubaran Promised Day Brigade dan penutupan markas mereka," kata al-Sadr dalam sebuah pernyataan yang diposting di halaman Twitter-nya.

Al-Sadr berharap keputusannya merupakan langkah yang tepat dan menjadi awal pembubaran kelompok bersenjata yang tidak disiplin. Ia juga menyerukan agar kelompok bersenjata itu menyerahkan senjata mereka sebagai pesan keselamatan dan perdamaian bagi semua orang.


Milisi Muslim Syiah yang didukung Iran itu telah dituduh melakukan upaya untuk membunuh perdana menteri Irak yang akan keluar Mustafa al-Kadhimi dengan drone bersenjata pada 7 November lalu, seperti dilaporkan Reuters.

Pada Kamis (18/11) Al-Sadr telah memperingatkan kelompok-kelompok paramiliter untuk membersihkan apa yang dia sebut sebagai anggota yang tidak disiplin, dan mengatakan kelompok bersenjata non-negara harus menyerahkan senjata mereka.
Promised Day Brigade merupakan kelompok pemberontak yang beroperasi di Irak selama perang.

Kelompok bersenjata lainnya adalah Saraya al-Salam yang juga setia kepada Al-Sadr, tetapi mereka sekarang menjadi bagian dari pasukan Hashd Shaabi di bawah kendali Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi, yang juga panglima tertinggi pasukan Irak.

Saraya al-Salam adalah kebangkitan kelompok milisi yang sebelumnya dikenal sebagai "Tentara Mahdi" yang setia kepada Al-Sadr selama perselisihan sektarian yang melanda negara itu setelah invasi pimpinan AS pada tahun 2003, seperti dilaporkan Xinhua.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya