Berita

Wakil Presiden Maruf Amin saat membuka pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Ke-6 Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Se-Indonesia Tahun 2021 pada Jumat (19/11)/Ist

Politik

Wapres: Kerukunan Tak Datang Sendiri, Harus Kita Jaga!

SABTU, 20 NOVEMBER 2021 | 04:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kemajemukan dalam hal suku, agama, ras, serta ada dan budaya yang dimiliki Indonesia, diharapkan Wakil Presiden Maruf Amin, bisa terjaga dan terus diperkuat.

Saat membuka pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Ke-6 Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Se-Indonesia Tahun 2021 pada Jumat kemarin (19/11), Maruf menekankan soal pentingnya usaha menjaga persatuan.

"Kerukunan umat beragama tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus senantiasa kita jaga dan kita pelihara," ujar Maruf dalam acara yang digelar di Hotel Sutan Raja, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, dan dikutip melalui laman Sekretariat Kabinet, Sabtu subuh (20/11).


Selain itu, Maruf juga meminta kepada FKUB agar dalam segala aktivitasnya bisa berupaya memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia, dan bahkan diharapkan menjadi inspirasi kerukunan umat beragama dunia.

Lebih lanjut, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menekankan bahwa majelis-majelis agama bersama pemerintah membentuk FKUB yang tugas utamanya adalah melakukan berbagai upaya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, baik dalam bentuk dialog maupun mediasi untuk mencegah terjadinya konflik atau menyelesaikan perselisihan.

Meski begitu, Maruf juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi FKUB sekarang ini dan ke depan semakin berat. Salah satunya tantangan era digital yang serba canggih yang memungkinkan informasi tersebar dengan cepat.

"Di antara informasi itu ada yang bersifat positif, tapi ada yang sifatnya negatif termasuk isu-isu yang dapat menimbulkan konflik antarumat beragama antara lain melalui narasi konspiratif dan hoaks," demikian Maruf.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya