Berita

Pesawat Airbus A400M/Net

Politik

Prabowo Pesan Pesawat Airbus A400M, Warganet: Keren!

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 16:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto resmi memesan dua pesawat jenis Airbus A400M yang akan dipergunakan untuk angkut personel dan konfigurasi multiperan tanker.

Pesawat A400M ini diklaim multiperan yang akan meningkatkan kemampuan taktis udara TNI AU.

Sontak, kontrak pesanan yang akan efektif mulai tahun 2022 ini pun disambut positif oleh warganet. Di lini media sosial Twitter, tagar #PrabowoPesanAirbusA400M bahkan menjadi trending topic Jumat sore (19/11).


"Ini keren nih. Selain berfungsi untuk taktis udara, A400M bisa jadi bagian aset bangsa dan berperan penting untuk misi bantuan manusia dan bencana," tulis akun Twitter @fitriadiila.

Hingga Jumat pukul 16.30 WIB, topik mengenai pembelian Airbus A400M sudah diunggah sebanyak 2.790 kali oleh warganet.

Mayoritas warganet mendukung langkah Menhan Prabowo demi meningkatkan kemampuan Tentara Nasional Indonesia.

"Pesawat ini juga akan punya peran penting dalam pekerjaan utama bisa untuk terjun payung dan transportasi kargo berat," jelas warganet bernama Anita Dian.

Menhan Prabowo berujar, pemerintah sedang mempertimbangkan pembelian A400M tambahan dalam waktu dekat. Pesawat A400M juga akan menjadi aset nasional yang berperan penting dalam misi kemanusiaan dan tanggap bencana di Indonesia.

"Terutama dengan adanya perkembangan A400M di masa depan seperti kemampuan pemadam kebakaran yang sedang kami jajaki bersama Airbus," ujar Prabowo dalam keterangan tertulisnya.

Pesawat ini mampu terbang tinggi atau rendah pada kecepatan tinggi. Hal ini dinilai ideal untuk pengisian bahan bakar pesawat tempur dan pesawat besar lainnya dengan menggunakan dua pod pengisian bahan bakar di bawah sayapnya.

Pesawat A400M juga memiliki kemampuan adaptasi, bahan bakar bisa diisi ulang di udara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya