Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Angkatan Darat AS Bakal Hukum Anggota yang Menolak Divaksin Covid

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 15:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sikap tegas akan diambil satuan Angkatan Darat AS bagi anggotanya yang menolak untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Siapa pun yang menentang akan dilarang dari promosi, pendaftaran ulang, dan sejumlah layanan militer khusus termasuk bantuan biaya kuliah.

Pernyataan yang disampaikan Sekretaris Angkatan Darat Christine Wormuth tersebut dimuat dalam memo tertanggal 16 November.

"Saya memberi wewenang kepada komandan untuk memberlakukan larangan untuk melanjutkan layanan ... untuk semua tentara yang menolak pesanan vaksin wajib tanpa pengecualian yang disetujui atau permintaan pengecualian yang tertunda," tulis Wormuth, seperti dikutip dari Russian Today, Jumat(19/11).


Prajurit yang belum melakukan vaksinasi akan tetap ditandai sampai mereka divaksinasi sepenuhnya, menerima pengecualian medis atau administrasi yang disetujui, atau dipisahkan dari tentara.

Sekitar 72 persen dari tentara aktif, cadangan dan pasukan Garda telah divaksinasi penuh, menurut data Pentagon yang dikutip oleh DefenseOne, sementara sekitar 77 persen lainnya baru menerima setidaknya satu dosis.

Meskipun mayoritas tentara, pelaut, dan penerbang di semua dinas militer AS sekarang diimunisasi, beberapa cabang terus mengalami penundaan, dengan hampir 8.500 personel Angkatan Udara melewatkan tenggat waktu vaksinasi awal bulan ini menyusul ribuan orang yang menolak vaksin dengan alasn agama.

Korps Marinir, sementara itu, mengumumkan pada Kamis (18/11) bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk segera mengusir pasukan yang melewatkan tenggat waktu 28 November. 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya