Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Barat Gunakan Krisis Imigrasi sebagai Dalih Tingkatkan Tekanan terhadap Belarus

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 08:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Rusia Vladimir Putin menuding negara-negara Barat menggunakan krisis imigrasi sebagai dalih untuk meningkatkan ketegangan dan tekanan terhadap Belarus.

Tudingan itu disampaikan Putin dalam sebuah kolegium Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dikutip Sputnik, Jumat (19/11). Ia menyoroti berbagai isu, mulai dari krisis migran di perbatasan Belarus dan Polandia, hingga latihan NATO di perbatasan Rusia.

"Pada saat yang sama, mereka melanggar kewajiban mereka sendiri di bidang kemanusiaan," tambah Putin.


Dalam kesempatan tersebut, Putin juga mengutuk Polandia yang disebutnya telah menggunakan metode kasar terhadap para migran yang mencoba melintasi perbatasan.

Putin ingat bahwa Warsawa mengecam penggunaan alat anti huru hara semacam itu ketika penegak hukum Ukraina berjuang untuk menahan perusuh pada tahun 2014.

"Saya hanya kasihan pada anak-anak. (Pasukan Polandia) menuangkan air dan gas air mata di sana, melempar granat di sana. Helikopter terbang di sepanjang perbatasan dan (sisi Polandia) menyalakan sirene di malam hari," tutur Putin.

Polandia telah menolak menerima ratusan migran yang masih terjebak di perbatasan negara itu dengan Belarusia, kebanyakan orang Kurdi Irak.

Warsawa dan negara-negara Uni Eropa lainnya menuduh Minsk mengangkut migran ke Belarus dengan tujuan untuk menciptakan krisis imigrasi, menampar Belarus dengan sanksi baru karena alasan ini.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya