Berita

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari/Net

Dunia

Bawa Misi Biden, Blinken Bakal Gelar Diskusi bersama Presiden Nigeria Muhammadu Buhari

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemunduran demokrasi Afrika Barat menjadi bagian dari fokus utama Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken yang tiba di Nigeria pada Kamis (17/11) waktu setempat, akan membahas permasalahan tersebut bersama Presiden Muhammadu Buhari, sekaligus berdialog mengenai kemananan domestik dan regional negara itu.
Perjalanan Blinken ke tiga negara Afrika dimulai di Kenya, di mana ia mengulangi seruan untuk gencatan senjata tanpa syarat dalam konflik Ethiopia dan menyerukan kembalinya demokrasi sipil di Sudan setelah kudeta bulan lalu.

Reuters
melaporkan, mengutip keterangan para pejabat di kepresidenan, selain membahas keamanan domestik dan regional dengan Buhari dan para pejabatnya, Blinken juga akan membahas kemungkinan dukungan militer dan intelijen AS untuk upaya kontra-terorisme Nigeria.

Reuters melaporkan, mengutip keterangan para pejabat di kepresidenan, selain membahas keamanan domestik dan regional dengan Buhari dan para pejabatnya, Blinken juga akan membahas kemungkinan dukungan militer dan intelijen AS untuk upaya kontra-terorisme Nigeria.

"Diskusi juga akan mencakup kerja sama keamanan kesehatan global, perluasan akses energi dan pertumbuhan ekonomi, serta revitalisasi demokrasi di kawasan," kata mereka.

Menjelang kedatangannya di Abuja, Blinken menghapus Nigeria dari daftar negara dengan masalah kebebasan beragama, menarik teguran tajam dari komisi pemerintah AS yang telah merekomendasikan pemerintahan Biden untuk mempertahankan Nigeria sebagai negara yang disebut sebagai negara yang menjadi perhatian khusus.

Perjalanan Blinken ke Afrika terjadi di tengah berbagai krisis yang melanda benua itu, termasuk perang di Ethiopia utara dan kudeta militer Sudan. Itu terjadi setelah kudeta lain awal tahun ini di Guinea dan dua lainnya di Mali dan Chad pada 2020.

Menurut jadwal Blinken akan menyampaikan pidato kebijakan Presiden Joe Biden terhadap Afrika pada Jumat (18/11) waktu setempat.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya