Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Puluhan Warga Thailand Diselamatkan dari Upaya Kerja Paksa, Pelaku Asal China Diringkus

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 06:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 99 warga Thailand berhasil diselamatkan pihak berwenang Kamboja dan Thailand dari upaya kerja paksa di Phnom Penh pada Rabu malam (16/11) waktu setempat.

Wakil Kepala Polisi Nasional Thailand Jenderal Roy Inkhapairote mengatakan pada Kamis (17/11) bahwa orang-orang itu diselamatkan dari sebuah gedung bertingkat tiga yang dipagari.

Saat operasi penyelamatan, petugas juga berhasil meringkus sejumlah warga negara China yang diduga mengawasi para pekerja Thailand


Para korban mengatakan kepada polisi bahwa mereka telah direkrut untuk bekerja sebagai administrator situs web untuk melakukan percakapan dengan pelanggan.

Setelah mereka tiba di Phnom Penh, mereka dipaksa untuk mengoperasikan penipuan lewat telepon, menelepon rekan-rekan Thailand dan memikat mereka untuk berinvestasi dalam bisnis pinjaman palsu.

Bangkok Post melaporkan, mereka yang melawan diserang, dipukuli, ditahan dan dibiarkan kelaparan. Beberapa korban Thailand ditahan untuk tebusan atau dijual ke geng lain.

Jenderal Roy mengatakan bahwa 99 orang itu adalah kelompok ketiga orang Thailand yang diselamatkan dari kerja paksa di Kamboja. Sebelumnya 109 warga Thailand telah diselamatkan dari Sihanoukville, Phnom Penh dan Poipet.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya