Berita

Didampingi Puan, Megawati bertemu Prabowo Subianto di Istana Negara/Ist

Politik

Bertemu di Istana, Indikasi Keeratan Politik Prabowo-Puan di Pilpres 2024

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 22:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang didampingi Puan Maharani melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (17/11).

Pertemuan enam mata itu dilakukan di sela-sela pelantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.  

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan bahwa pertemuan Mega, Prabowo, dan Puan memiliki makna politik menarik.


Kata Dedi, pertemuan Megawati dan Prabowo itu mengindikasikan bahwa ada keeratan politik diantara dua Ketua Umum Partai itu. Apalagi, dengan hadirnya Puan Maharani, Dedi menengarai obrolan bisa jadi memperbincangkan Pilpres 2024.

"Hadirnya Puan, bukan tidak mungkin ada pembicaraan lebih intens untuk upaya koalisi 2024," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (18/11).

Lebih lanjut, Dedi melihat, apa yang dilakukan Puan dengan mengunggah pertemuan itu bisa dimaknai sebagai upaya menguji sejauh mana pasangan Prabowo-Puan laku di publik.

"Bisa juga, ini semacam permulaan menguji pasangan Puan-Prabowo, atau Prabowo-Puan. Tentu dalam rangka keeratan relasi politik, di mana Prabowo sudah mulai secara terbuka diwacanakan akan membangun koalisi dengan PDIP," pungkasnya.

Pertemuan Megawati dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terekam di sela kegiatan pelantikan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (17/11).

Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga putri Megawati, juga ikut dalam pertemuan itu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya