Berita

Seorang ibubernama Watriyah menjalani proses persalinan di Mobil PJR/Ist

Politik

Humanis, Anggota PJR Palikanci Bantu Ibu Melahirkan di Mobil Patroli

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 19:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Personel Polri, dalam hal ini anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Palikanci-Pejagan tunjukkan sisi humanis saat membantu seorang ibu yang melahirkan di mobil Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Palikanci, Ciperna, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ibu yang melahirkan di mobil PJR itu adalah Watriyah. Mulanya ia hendak pulang ke kampung halamannya dari Jakarta menuju Pekalongan, pada Rabu (17/11).

Kanit VIII PJR Tol Kalikanci-Pejagan Sat PJR Dit Lantas Polda Jawa Barat, AKP Aries Riyanto mengatakan, pada pukul 11.30 WIB dia sedang melakukan patroli bersama tiga anggota lainnya dengan dua mobil PJR berada di bahu jalan tepatnya KM 214.


Saat itu, diceritakan AKP Aries, tidak lama kemudian berhenti bus Dedy Jaya di depan kendaraan patroli, disusul dengan keluarnya kernet bus yang langsung menghampiri petugas..

“Saat itu kernet (bus) minta bantuan dan berkata bahwa ada penumpang yang mau melahirkan sudah tidak kuat, serta kontraksi terus. Kami langsung bantu keluar dan bantu untuk ke mobil patroli, karena posisinya ibu tersebut sudah tidak bisa jalan,” kata AKP Aries dalam keterangannya, Kamis (18/11).

Watriyah yang saat itu didampingi suami dan anaknya yang masih balita, langsung dibawa masuk ke dalam mobil PJR.

AKP Aries langsung bergegas putar arah ke Ciperna untuk mencari fasilitas kesehatan terdekat. Namun, Watriyah yang sudah kontraksi, melahirkan anaknya di mobil PJR saat dalam perjalanan.

“Saat sampai di Puskesmas Ciperna bidan dan perawat keluar, dilihat keadaan ibunya ternyata bayi sudah keluar (posisi kepala dan badan). Akhirnya dilakukan persalinan dan diambil bayinya, setelah itu ibu dan bayi dibawa ke dalam puskesmas. Perkiraan saya ibu sudah melahirkan di KM 213 karena menjerit itu,” jelasnya.

Masih kata Aries, bayi tersebut lahir dengan sehat berjenis kelamin perempuan dengan berat 3 kg dan tinggi 49 cm.

Usai perawatan persalinan, sekitar pukul 11.50 WIB Watriyah sudah meneruskan perjalanan ke kampung halamannya pukul 16.00 WIB diantar oleh pihak Puskesmas.

“Saya dapat informasi bahwa si ibu sudah bisa pulang sekitar pukul empat sore. Maka dari itu, dua anggota saya yang tadi memang mengamankan barang si ibu menemui ibunya di arah timur Kanci. Saya juga sempat menemui ibu dan bayinya saat mereka melanjutkan perjalanan, Alhamdulillah keduanya sehat,” pungkasnya.

Selain AKP Aries Riyanto terdapat tiga anggota lainnya yang membantu proses persalinan Watriyah yaitu AIPTU Carwa, AIPTU Suryadi Mertaprawira, dan Aipda Gugum Gumilar.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya