Berita

Megawati didampingi Puan Maharani bertemu Prabowo Subianto di Istana Negara/Ist

Politik

Bertemu di Istana Negara, Ini Yang Dibahas Megawati dan Prabowo

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 19:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri terekam bertemu dengan Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Selain keduanya, Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga putri Megawati, juga ikut dalam pertemuan itu.

Pertemuan Megawati dan Ketua Umum Partai Gerindra terekam disela kegiatan pelantikan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (17/11).


Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, pada saat itu Prabowo datang menghampiri Megawati yang tengah berada di ruang VVIP di Komplek Istana Negara.

"Saya lihat Pak Prabowo berjalan cepat menuju tempat Bu Mega. Lalu saya sampaikan ke Ibu, ada Pak Prabowo. Ibu Mega lalu menunggu, bersalam sapa dengan hangat, dan kemudian masuk ke ruangan VVIP bersama, dengan Mas Pramono Anung dan saya dampingi," kata Hasto kepada wartawan, Kamis (18/11).

Dikatakan Hasto, banyak hal yang dibahas kedua tokoh yang pernah berpasangan pada Pilpres 2009 lalu. Utamanya, soal kuliah umum Prabowo di Universitas Pertahanan.

"Saya melaporkan ke Bu Mega kuliah Umum di Universitas Pertahanan yang disampaikan oleh Pak Prabowo. Hal ini mengingat Ibu Megawati sebagai guru besar dari Universitas Pertahanan juga menaruh perjatian besar terhadap pertahanan, dan temanya pas dengan momentum pelantikan Panglima TNI dan KSAD," tuturnya.

Di tengah perbincangan itu, kata Hasto, Puan Maharani juga turut bergabung. Pembicaraan pun mulai membahas soal dinamika politik kebangsaan di Indonesia belakangan ini.

"Di situlah pembahasan berlangsung hangat. Tentu saja terkait politik kebangsaan, dan berbagai dinamika politik nasional," katanya.

Hanya saja, Hasto tidak menjelaskan lebih rinci terkait apa saja yang dibahas Megawati dan Prabowo itu.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya