Aktivis Filipina dan korban darurat militer lakukan aksi protes menentang pencalonan putra Ferdinand Marcos dalam pemilihan 2022, di luar Makam Pahlawan Nasional di Taguig, Metro Manila, Filipina, Kamis/Net
Aktivis Filipina dan korban darurat militer lakukan aksi protes menentang pencalonan putra Ferdinand Marcos dalam pemilihan 2022, di luar Makam Pahlawan Nasional di Taguig, Metro Manila, Filipina, Kamis/Net
Tepat di hari peringatan pemakaman sang diktator, Kamis (17/11) waktu setempat, ratusan aktivis melakukan protes untuk mengecam mantan orang kuat Filipina itu.
“Kami di sini untuk memberi tahu orang-orang bahwa Marcos bukanlah pahlawan. Dia adalah seorang diktator,†kata pengacara hak asasi manusia dan mantan anggota parlemen, Neri Colmenares, yang menurut pengakuannya telah disiksa dan dipenjara selama masa 14 tahun pemerintahan darurat militer, seperti dikutip dari Bangkok Post.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 01:58
Kamis, 30 April 2026 | 01:45
Kamis, 30 April 2026 | 01:18
Kamis, 30 April 2026 | 00:55
Kamis, 30 April 2026 | 00:37
Kamis, 30 April 2026 | 00:19
Rabu, 29 April 2026 | 23:50
Rabu, 29 April 2026 | 23:36
Rabu, 29 April 2026 | 23:09
Rabu, 29 April 2026 | 22:43