Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen ketika mencoba menaiki jet tempur F-16 yang telah ditingkatkan/Net

Dunia

Tugaskan Skuadron F-16V Paling Canggih, Tsai Ing-wen Puji Kedekatan Taiwan dan AS

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 14:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penguatan sistem pertahanan Taiwan tidak dapat dilepaskan dari tangan Amerika Serikat (AS). Bahkan Taiwan baru saja meng-upgrade jet tempur F-16 atas dukungan Washington.

Kerjasama militer dengan AS itu dipuji oleh Presiden Taiwan Tsai Ing-wen ketika hadir dalam sebuah upacara di pangkalan udara Kota Chiayi pada Kamis (18/11).

Upacara itu digelar untuk menugaskan skuadron pertama F-16V untuk meningkatkan pertahanan Pulau Formosa di tengah meningkatnya ketegangan dengan China.


Dalam pidatonya, Tsai mengatakan proyek tersebut menunjukkan komitmen kuat dari kemitraan Taiwan dan AS.

"Saya percaya bahwa selama kita mematuhi nilai-nilai demokrasi dan kebebasan, akan ada lebih banyak negara yang berpikiran sama berdiri di depan yang sama dengan kita," ujar Tsai, seperti dikutip Reuters.

Meski tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, AS merupakan pendukung internasional utama dan pemasok senjata ke Taiwan.

Baru-baru ini, upgrade jet tempur F-16 dilakukan atas kesepakatan antara Lockheed Martin dengan Aerospace Industrial Development senilai 110 miliar dolar Taiwan.

Taiwan telah mengubah 141 jet F-16A/B menjadi tipe F-16V, 64 di antaranya telah ditingkatkan. Taiwan juga telah memesan 66 F-16V baru, yang memiliki sistem avionik, senjata, dan radar baru untuk lebih menghadap ke bawah.

F-16V diketahui dapat membawa rudal udara-ke-udara AIM-9X Sidewinder canggih milik Raytheon Technologies.

Tsai mengatakan bahwa semakin banyak F-16V yang memasuki layanan, pertahanan Taiwan akan "lebih kuat".

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya