Berita

Liga Pemuda Indonesia (LPI)/Ist

Politik

Dukung Gerakan Mogok, Liga Pemuda Indonesia: PP 36/2021 Rugikan Kaum Buruh

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 13:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Liga Pemuda Indonesia mendukung sikap kaum buruh yang akan menggelar aksi mogok kerja sebagai kritik kebijakan pemerintah melalui surat edaran Menteri Tenaga Kerja berlandaskan PP 36/2021 tentang Pengupahan.

Ketu Umum Liga Pemuda Indonesia, Agus Priyanto mengatakan, salah satu kritik pada PP 36/2021 adalah rumusan penghitungan kenaikan gaji. Kata dia, rumus perhitungan dengan mengalikan pertumbuhan ekonomi atau inflasi dengan besaran gaji tidak masuk akal.

"Pertumbuhan ekonomi adalah variabel makro ekonomi, sementara upah adalah variabel mikro ekonomi," kata Agus Priyanto kepada wartawan, Kamis (18/11).


Dijelaskan Agus Priyanto, apabila kedua variabel tersebut dipaksa dikalikan, maka hasilnya akan menyesatkan alias ngawur dan menjadi kerugian bagi kaum buruh.

"Sebagai contoh, berdasarkan simulasi menggunakan rumus di PP 36/2021 untuk Kabupaten Bogor, ternyata kenaikan upah minimum UM (t+1) hanya 1,04 persen. Padahal pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor tahun 2021 mencapai 3,45 persen," katanya.

"Artinya rumus ngawur ini menghasilkan kenaikan upah hanya sepertiga dari pertumbuhan ekonomi," sambungnya menegaskan.

Masih contoh kasus di Kabupaten Bogor, pada Pasal 26 PP 36/2021 juga memperbolehkan pengusaha membayarkan upah sampai 47 persen di bawah upah minimum yang ditetapkan.

"Setelah melalukan simulasi pada rumus Batas Bawah (BB) upah minimum di Pasal 26 dengan contoh kasus Kabupaten Bogor, ternyata pengusaha dapat membayar upah 47 persen di bawah upah minimum yang normal," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya