Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Susul Indonesia, Filipina Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan India

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 16:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Vaksin Covid-19 buatan perusahaan India Novavax menjadi vaksin kesembilan yang disetujui Pemerintah Filipina dalam upayanya memerangi virus corona.

Persetujuan penggunaan darurat vaksin dengan merk Covovax tersebut disampaikan kepala badan obat dan makanan Filipina, Rolando Enrique Domingo dalam briefing publik pada Rabu (16/11) waktu setempat.

"Vaksin nanopartikel, di bawah nama merek Covovax, akan diproduksi oleh Serum Institute of India, dan disetujui untuk digunakan pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas," kata Domingo, seperti dikutip dari Reuters.


"Covovax, yang memiliki kemanjuran 89,7 persen dalam uji klinis, akan diberikan dalam dua dosis tidak kurang dari 21 hari," tambah Domingo.

Hingga saat ini Filipina tercatat sudah menginokulasi lebih dari seperempat dari 110 juta penduduknya.

Awal bulan ini, Novavax juga telah menerima otorisasi penggunaan darurat pertamanya dari Indonesia.

Vaksin asal India itu juga mengajukan aplikasi untuk persetujuan vaksin di Kanada dan dengan European Medicines Agency.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya