Berita

Ibukota Uganda, Kampala, diserang tiga bom bunuh diri/Net

Dunia

Tiga Ledakan Bom Bunuh Diri Guncang Ibukota Uganda, ISIS Akui Bertanggung Jawab

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 06:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

ISIS dilaporkan telah menyerang jantung ibukota Uganda. Tiga pembom bunuh diri memicu ledakan di Kampala pada Selasa (16/11) waktu setempat.

Ledakan pertama terjadi di dekat kantor polisi pusat. Berselang tiga menit, dua ledakan menyusul di lokasi yang sangat dekat dengan parlemen, memicu evakuasi anggota parlemen. Tampak gumpalan asap putih membubung di atas pusat kota.

"Tanah bergetar, telinga saya hampir tuli. Saya melihat sebuah kendaraan terbakar dan semua orang berlarian dan panik," kata Peter Olupot, penjaga bank berusia 28 tahun yang dekat dengan parlemen.


Jurubicara polisi, Fred Enanga menyebut jumlah korban tewas mencapai enam orang, termasuk tiga pembom. Mengutip seorang diplomat, Reuters mengatakan dua korban merupakan polisi.

Sementara itu, Enanga mengatakan 33 orang dirawat di rumah sakit, termasuk lima di antaranya dalam kondisi kritis.

Seorang pembom bunuh diri yang mengenakan ransel meledakkan diri di dekat pos pemeriksaan di kantor polisi, menewaskan dua orang. Serangan kedua, yang melibatkan dua pelaku bom bunuh diri dengan sepeda motor, menewaskan satu orang.

Polisi mengatakan intelijen mengindikasikan Pasukan Demokratik Sekutu (ADF) yang bersekutu dengan ISIS bertanggung jawab atas serangan tersebut.

"Intelijen kami menunjukkan bahwa ini adalah kelompok teror domestik yang terkait dengan ADF," kata Enanga.

Selain itu, melalui akun kantor berita Amaq yang dimiliki ISIS di Telegram, kelompok itu telah mengklaim bertanggung jawab.

Nama panggilan dari tiga penyerang mengindikasikan semuanya adalah orang Uganda.

Enanga mengungkap, polisi anti-terorisme menangkap calon pelaku bom bunuh diri lainnya dan menemukan sebuah alat di rumahnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya