Berita

Ferdinand Marcos Jr/Net

Dunia

Unggul Dalam Survei, Putra Mantan Diktator Ferdinand Marcos Siap Kuasai Filipina

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 18:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mundurnya putri Presiden Rodrigo Duterte, Sara Duterte-Carpio, dari pencalonannya sebagai presiden Filipina disebut-sebut telah membawa keuntungan tersendiri bagi Ferdinand Marcos Jr. yang secara resmi mencalonkan diri sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di negara tetangga Asia tenggara itu.

Konsultan Eurasia Group dalam catatannya pada Senin malam (15/11) mengatakan bahwa dengan mundurnya Sara,  putra mendiang orang kuat Filipina Ferdinand Marcos punya kans besar untuk memenangkan pertarungan yang akan berlangsung pada Mei 2022.

“Tanpa Sara Duterte-Carpio yang populer dalam pemilihan presiden, Marcos adalah yang terdepan, dengan kemungkinan 60 persen untuk menang, meskipun ada jalan panjang di depan,” kata Eurasia setelah nominasi ditutup, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (16/11).


Namun,  pencalonan Marcos telah membuat marah para korban era darurat militer ayahnya yang brutal. Sebuah survei oleh Social Weather Station (SWS) pada bulan Oktober menunjukkan bahwa ia dapat dengan mudah mengalahkan para pesaingnya, termasuk pahlawan tinju Manny Pacquiao.

Dari 1.200 responden dalam jajak pendapat SWS, 47 persennya  memilih Marcos yang berusia 64 tahun, yang dikenal sebagai ‘Bongbong’ atau ‘BBM’.
“Satu-satunya penjelasan di sana adalah dia mendapatkan pemilih pro-Sara. Ada kedekatan yang sangat dekat antara pemilih BBM dan pemilih Sara,” kata analis politik Temario Rivera.

Sementara hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan lima calon presiden lainnya terpaut jauh, di mana Wakil Presiden petahana Leni Robredo mencatat poin 18 persen, dan Walikota Manila Francisco Domagoso dengan 13 persen, diikuti oleh Pacquiao dengan 9 persen.

Jajak pendapat itu tidak memasukkan Christopher ‘Bong’ Go, ajudan terdekat Duterte, yang baru bergabung dalam pemilihan presiden pada Sabtu, dan para analis mengatakan pencalonannya bisa saja melemahkan sebagian dukungan Marcos.

“Persaingan akan semakin menyempit jika saingan Marcos bersatu di belakang satu kandidat ‘stop-Marcos’ dalam perlombaan,” kata Eurasia.

Marcos Jr. adalah satu-satunya putra mendiang diktator yang memerintah Filipina selama hampir dua dekade hingga penggulingannya pada 1986. Dia mengatakan bahwa dirinya tertarik untuk menyunting Duterte-Carpio menjadi pasangannya, namun hingga saat ini pinangan tersebut belum mendapat sambutan.

Ferdinand Marcos, sang diktator, meninggal di pengasingan pada 1989 setelah melarikan diri dari negara itu setelah peristiwa revolusi ‘kekuatan rakyat’.

Sejak keluarga mereka kembali, Marcos junior telah menduduki sejumlah jabatan termasuk gubernur, anggota kongres, dan senator. Kakak perempuannya adalah seorang senator dan mantan gubernur, dan ibunya, Imelda Marcos, terpilih menjadi anggota Kongres selama empat periode.
“Di negara di mana ingatan politik cukup pendek dan pengampunan tidak terbatas, ini jelas menguntungkan keluarga Marcos,” kata Richard Heydarian, seorang penulis, kolumnis, dan akademisi yang berspesialisasi dalam politik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya